Tim Gabungan Pemkab Subang Cek Stok Kebutuhan dan Harga Sembako

MONITOR: Kapolres Subang AKBP. M. Joni bersama Tim Gabungan Pemkab Subang, saat meninjau ketersediaan sembako dan kondisi harga di Pasar Tradisional Subang, Jumat (3/5). YUGO EROSPRI/PASUNDAN EKSPRES

Penimbun Pembako Diancam Pidana

SUBANG-Jelang bulan suci Ramadhan 1440 H, Tim Gabungan Pemkab Subang yaitu Dinas Koperasi UMKM Pedfagangan dan Perindusterian (DKUPP) bersama Polres Subang, Bulog Sub Divre Subang, melakukan pengecekan dan pemantauan stok sembako dan kondisi harga di sejumlah pasar tradisional di wilayah Subang, Jumat (3/5).

Pihak kepolisan juga akan menindak tegas, bila ditemukan pedagang atau seseorang yang menimbun barang kebutuhan pokok masyarakat.

Kapolres Subang AKBP M.Joni mengatakan, pengecekan bersama instansi lainnya untuk memantau perkembangan stok sembako menjelang bulan Ramadhan nanti. Saat ini hasil pemantauan di pasar tradisional Subang, kondisinya masih stabil.

Namun pihaknya, meminta dinas terkait untuk terus mamtau perkembangan harga secara rutin, hingga menjelang Lebaran nanti.”Kita ngecek stok kebutuhan pokok masyarakat mulai dari daging, telor, beras dan lainnya. Monitoring ini harus berkelanjutan,” ujarnya.

Dijelaskan Joni, pihaknya akan menindak tegas bagi siapa saja yang melakukan penimbunan kebutuhan pokok itu. Diapun sudah membentuk Tim Satgas Pangan, yang nantinya bertugas memonitor harga.

Jika ditemukan adanya dugaan penimbunan, segera melaporkan agar ditindak secara tegas.”Laporkan segera, kita akan tindak tegas. Ini bukan main-main karena menyangkut hajat hidup orang banyak,” tandasnya.

Sementara itu, Kepala DKUPP Rahmat Faturahman menyampaikan, sejauh ini harga-harga masih cenderung stabil. Namun dimungkinkan akan mengalami kenaikan setelah puasa dan juga menjelang Lebaran.

Hal itu menurut Rahmat, dikarenakan permintaan meningkat. Oleh karena itu pihaknya meminta kepada para pedagang, tidak menimbun sembako itu, karena kebutuhan pokok masyarakat pastinya meningkat di bulan puasa nsnti.”Harga masih stabil, namun dimungkinkan akan melonjak saat masuk puasa dan juga menjelang Lebaran,” tuturnya.

Selain itu, pihaknya juga meminta kepada pedagang, tidak menjual barang yang sudah kadaluarsa atau tidak layak konsumsi dan menggunakan bahan pengawet yang berlebihan serta membahayakan konsumen. Diapun berencana untuk memonitoring toko modern dan mini market.

BACA JUGA:  Al-Muhajirin Santuni 1.000 Anak Yatim dan Dhuafa

Sementara itu Kasubdivre Bulog Subang Dandy Apriyanto mengatakan, pihaknya memastikan cadangan stok beras Bulog Subang aman. Namun jika di pasaran harga beras melonjak tinggi, pihaknya siap untuk melakukan operasi pasar.

“Stok beras cukup, jika nanti harga beras melonjak, kita siap gelar operasi pasar,” tukasnya. (ygo/dan)