Usai Autopsi ulang Korban Pembunuhan Sadis di Subang, Ini Kata Ahli Forensik Kenamaan Kombes Sumy Hastry

hasil Autopsi ulang Korban Pembunuhan Sadis di Subang
INDRAWAN SETIADI/PASUNDAN EKSPRES YAKIN: Ahli Forensik Kenamaan Kombes Sumy Hastry berfoto usai melakukan autopsi ulang

SUBANG-Kasus perampasan nyawa Amalia Mustika Ratu (24) dan ibunya, Tuti (54) di Kabupaten Subang menemukan babak baru. Makam kedua anak dan ibu di Subang itu dibongkar polisi. Pembongkaran makam Amalia dan Tuti itu dilakukan pada Sabtu (2/10) dengan tujuan untuk autopsi.

Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol Erdi A Chaniago mengakui ada temuan baru dalam pengungkapan kasus perampasan nyawa tersebut.

Dikatakan Erdi, autopsi dilakukan untuk mencocokan dengan bukti dan petunjuk baru yang dimiliki penyidik. “Jadi, kenapa kita lakukan autopsi lagi, karena kita sedang mencari kesesuaian antara bukti dan petunjuk yang telah kita temukan yang baru dengan penyebab kematian,” ujar Kombes Pol Erdi A Chaniago, saat dihubungi, Senin (4/10).

Dari autopsi itu, kata dia, diharapkan adanya petunjuk baru terkait penyebab luka pada tubuh korban sebelum meninggal dunia. “Kita tentunya ingin melihat lagi luka korbannya itu seperti apa. Apakah berasal dari benda tumpul atau benda tajam atau penyebab lainnya,” katanya.

Berita berlanjut di halaman berikutnya…