Kadishub Subang Akui Serapan Anggaran Rendah, Ini Alasannya

Kadishub Subang
INDRAWAN SETIADI/PASUNDAN EKSPRES Kadishub Subang Dikdik Solihin
0 Komentar

SUBANG-Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Subang tercatat sebagai dinas yang serapan anggarannya terendah hingga pekan ke tiga di Desember 2021 ini. Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKA) Subang mencatat, serapan anggaran Dishub masih di bawah 50 persen.

Kepala Dishub Kabupaten Subang, Dikdik Solihin tidak mengelakan saat dikonfirmasi mengenai serapan anggaran yang masih minim. Dikdik menyebut, sebesar Rp25 miliar belum terserap. Anggaran tersebut berasal dari bantuan keuangan Pemprov Jawa Barat.

“Itu kan pekerjaan fisik. Nah pekerjaannya memang belum selesai, pekan terakhir Desember ini kita akan maksimalkan,” katanya saat di Mapolres Subang, Kamis (23/12).

Baca Juga:Primaya Hospital Karawang Buka Layanan HemodialisaPASI Kabupaten Subang:  Satu Emas Cabor Atletik Sudah di Tangan

Dikdik mengatakan, hampir 50 persen anggaran di Dishub Subang berasal dari bantuan keuangan Pemprov Jawa Barat. Sementara untuk anggaran yang bersumber dari APBD Subang sudah sepenuhnya terserap.

“Kalau yang bersumber dari APBD Subang, itu sudah terserap. Memang tinggal yang dari Bantuan Keuangan Provinsi Jawa Barat saja yang belum, makanya kami sebagai OPD terendah serapan anggarannya,” tambahnya.

Kabid Perbendaharaan BKAD Subang, Casari menyampaikan, menjelang akhir tahun 2021, serapan anggaran Pemkab Subang sudah mencapai 80,82 persen.

Dia menyampaikan, anggaran yang belum terserap saat ini dalam proses pencairan. Itu berkaitan dengan bantuan baik dari provinsi atau nasional.

“Per tanggal 21 Desember kemarin sudah 80,82 persen, tiga OPD terendah serapan anggaran itu masih Dishub, PUPR dan DPKP,” katanya, Rabu (22/12).

Sedangkan untuk OPD dengan serapan anggaran tertinggi antara lain Kecamatan Jalancagak, Tanjungsiang, dan Cikaum, masing-masing di atas 95 persen.

Casari menyampaikan, OPD serapan terendah tersebut sampai saat ini masih melakukan pekerjaan.  “Atau bisa juga sedang proses pencairan, karena mereka ini kebanyakan anggarannya dari bantuan keuangan dari Provinsi, seperti Dishub itu di atas 50 persen anggarannya dari sana,” imbuhnya.(idr/ysp)

 

0 Komentar