Kejadian Longsor di Subang Tahun 2023 Terjadi Sebanyak 38 Kali

Longsor di Subang tahun 2023. (Sumber Foto: Jabar Press)
Longsor di Subang tahun 2023. (Sumber Foto: Jabar Press)
0 Komentar

PASUNDAN EKSPRES – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Subang merilis bahwa longsor di Subang telah terjadi sebanyak 38 kali dan menjadi bencana dengan urutan keempat paling banyak terjadi di Subang.

BPBD Subang melaporkan bahwa selama periode 1 Januari hingga 31 Desember 2023, terdapat total 313 bencana di Subang.

Bencana kebakaran hutan dan lahan (karhutla) mencapai 117 kejadian, diikuti oleh angin kencang sebanyak 56 kejadian.

Baca Juga:Ketahui 4 Makanan untuk Dikonsumsi Saat Musim Hujan Supaya Tetap Makan Enak dan Sehat!Kapan Batas Waktu Mendapatkan LoA Unconditional untuk Beasiswa LPDP 2024? Simak Penjelasannya di Sini

Adapun bencana kekeringan tercatat sebanyak 41 kali, sementara tanah longsor terjadi sebanyak 38 kali.

Angin puting beliung mencapai 27 kejadian, human rescue terjadi 25 kali, dan banjir sebanyak 9 kali.

Pada awal tahun 2024, BPBD Subang telah melakukan pemetaan daerah rawan potensi bencana.

Udin Jazudin, Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Subang, menekankan pentingnya pemetaan ini untuk optimalisasi penanganan dan mitigasi bencana hidrometeorologi.

“Karenanya ini sangat penting dilakukan mitigasi bencana dan memasuki musim hujan ini kami melakukan pemetaan daerah rawan bencana,” ungkap Udin di Kantor BPBD Subang.

Udin menambahkan bahwa hasil pemetaan menunjukkan sejumlah potensi bencana hidrometeorologi di Kabupaten Subang, termasuk daerah-daerah rawan bencana yang sudah dipetakan oleh BPBD.

“Dari hasil pemetaan secara bertahap yang sudah dilakukan, kami mengatensi daerah-daerah rawan banjir seperti di Subang Utara dan daerah rawan longsor di wilayah Subang Selatan,” tambahnya.

Baca Juga:Pendaftaran Beasiswa LPDP 2024 akan Segera Dibuka, Simak Syarat dan Dokumen yang Harus DipenuhiUpdate Gejala COVID-19 Varian Terbaru JN.1: Hidung Berair dan Beringus Jangan Disepelekan!

Selain itu, Udin juga mengimbau masyarakat untuk waspada menghadapi bencana yang akan terjadi dan dapat melaporkan informasi bencana melalui Sikilat Bencana BPBD Subang. (cdp/ysp/pasundan.id)

(pm)

0 Komentar