105 Kepala Daerah Komitmen Turunkan Stunting

JAKARTA – Deputi Pembangunan Manusia dan Pemerataan Pembangunan Sekretariat Wakil Presiden, Bambang Widianto mengatakan persoalan stunting harus dikeroyok bersama-sama. Hal tersebut disampaikan Bambang dihadapan 500 peserta Rapat Koordinasi Teknis (Rakortek) Percepatan Pencegahan Anak Kerdil (Stunting) di Hotel Borobudur, Jakarta, Selasa (1/10).

“Stunting adalah program strategis nasional, kita targetkan prevalensi turun hingga dibawah 20% pada 2024,” lanjut Bambang Widianto.

Bambang mengatakan bahwa program percepatan pencegahan stunting dapat diwujudkan apabila pemerintah pusat dan daerah fokus menangani masalah ini secara bersama-sama.

“Kita optimis ini bisa dilakukan melalui percepatan pencegahan stunting dengan yang terkoordinir dan konvergen, yaitu sinergi lintas sektor dengan bersama-sama menyasar kelompok prioritas yang tinggal di desa dan perkotaan,” tuturnya.

BACA JUGA:  Viral, Wanita Ini Ungkap 5 Tips Jadi Pelakor Atau Perebut Laki Orang

Bambang menjelaskan bahwa pada tahun 2019 pemerintah menetapkan 160 kabupaten prioritas penanganan stunting, bertambah dari tahun 2018 lalu yang hanya 100 kabupaten yang tersebar lokasinya di 34 propinsi.