Stop Membebek Ide Rusak Barat

Oleh: Yani Afifah
(Aktivis Muslimah Subang)

Islam dari dulu hingga kini masih jadi primadona. Sepertinya tidak seru jika Islam tidak jadi sorotan untuk dijadikan perbincangan hangat. Banyak orang Islam yang kini mulai ngeuh dengan ajaran Islam yang telah lama mungkin diabaikan. Makannya tidak heran ketika hari ini fenomena hijrah kian meluas disemua kalangan umat Islam termasuk artis dan tokoh ternama.

Segitupun dengan orang-orang barat dan antek-anteknya yang tidak suka dengan Islam juga terus saja menggulirkan narasi-narasi untuk menyudutkan dan menjelekan Islam, hal tersebut tidak lain dalam rangka membendung kebangkitan umat Islam.

Teranyar tgl 20 Februari 2020 mendatang Indonesia akan menjadi tempat sebuah perhelatan akbar yang bertajuk 2020 wanita berkebaya. Acara tersebut diikuti peserta dari berbagai negara seperti Jepang, Singapura, Malaysia dan Hongaria dan akan digelar di Sleman City Hall Yogya.

Baca Juga : No Hijab Day, Upaya Desakralisasi Syariat

Acara tersebut bertujuan untuk memecah rekor dunia agar kebaya tidak dipandang budaya Indonesia saja tapi menjadi Universal dan mampu membawa perempuan Indonesia menjadi agen perdamaian dunia. (Tempo.co, 10/02/2020)

Jika acara tersebut benar-benar terlaksana, ini akan menambah panjang deretan upaya menjauhkan umat Islam dari ajaran Islam. Terlebih untuk perempuan muslim.

Jilbab, kerudung, cadar (pakaian muslimah) dianggap hal yang menghambat dan mengekang bahkan ada yang mengatakan penyebab munculnya penyakit.

Narasi-narasi tersebut memang sengaja dibuat untuk mempengaruhi umat Islam agar ragu dengan ajaran Islam.

Padahal, Islam ajaran yang agung. Islam ada untuk mengatur umat manusia agar tidak salah dalam menentukan langkah. Islam juga rahmat bagi seluruh alam jika diterapakan secara menyeluruh dalam seluruh aspek kehidupan.
Tidak mungkin sebuah aturan yang berasal dari Rabb semesta alam terdapat kesalahan walau hanya sekecil zarah pun, termasuk aturan berpakaian bagi muslimah.

BACA JUGA:  BUDAYA SOCIAL CLIMBER DI KALANGAN MAHASISWA

Allah SWT berfirman:

يَا أَيُّهَا النَّبِيُّ قُلْ لِأَزْوَاجِكَ وَبَنَاتِكَ وَنِسَاءِ الْمُؤْمِنِينَ يُدْنِينَ عَلَيْهِنَّ مِنْ جَلَابِيبِهِنَّ ۚ ذَٰلِكَ أَدْنَىٰ أَنْ يُعْرَفْنَ فَلَا يُؤْذَيْنَ ۗ وَكَانَ اللَّهُ غَفُورًا رَحِيمًا
Artinya: Hai Nabi, katakanlah kepada isteri-isterimu, anak-anak perempuanmu dan isteri-isteri orang mukmin: “Hendaklah mereka mengulurkan jilbabnya ke seluruh tubuh mereka”. Yang demikian itu supaya mereka lebih mudah untuk dikenal, karena itu mereka tidak di ganggu. Dan Allah adalah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang…..(QS. Al-Ahzab: 59)

Dengan demikian, menutup aurat dengan kerudung dan jilbab adalah syari’at yang harus dilaksanakan.
Karena berhijab itu tanda taat kita kepada Allah SWT.

Jadi, stop membebek ide barat yang merusak. Saatnya kita taat dan konsisten dengan ajaran Islam yang menyelamatkan di dunia dan akhirat. (*)