Mahasiswa UPI Sukses KKN Mandiri

DOK KREATIF: Salah satu desain gambar edukasi kepada masyarakat dalam pencegahan Covid-19 melalui sosial media.

 Latipah Lakukan Tiga Program

SUBANG-Adanya pandemi Covid-19 yang melanda seluruh belahan dunia, salah satunya adalah Indonesia memberikan dampak yang sangat signifikan untuk seluruh sektor kehidupan.

Pada masa pandemi seperti saat ini, seluruh bentuk kegiatan berkerumun dibatasi secara ketat guna menekan angka penyebaran Covid-19 yang semakin meningkat setiap harinya, mulai dari kegiatan sekolah, bekerja, penggunaan transportasi umum, hingga kegiatan perekonomian diharuskan menerapkan protokol kesehatan yang ketat.

Dengan kondisi tersebut, pelaksanaan kegiatan KKN Tematik di lingkungan Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) sebagai bentuk pengabdian kepada masyarakat yang dilakukan oleh mahasiswa pun dilaksanakan secara mandiri di daerah tempat tinggal masing-masing melalui media online/dalam jaringan.

Kegiatan KKN Tematik tahap 2 yang dilaksanakan selama 30 hari sejak tanggal 17 November hingga 17 Desember 2020 ini memiliki tema Pencegahan dan Penanggulangan Dampak Covid-19, dan diikuti oleh lebih dari 3000 mahasiswa yang tersebar di beberapa provinsi di Indonesia.

Salah satu pelaksana kegiatan KKNT UPI Kampus Purwakarta yakni Latipah dari jurusan Pendidikan Guru Pendidikan Anak Usia Dini (PGPAUD). Dia melaksanakan kegiatan tersebut di daerah tempat tinggalnya yang berada di Desa Tegalwangi, Kecamatan Weru, Kabupaten Cirebon.

Latipah tergabung dalam kelompok 8 yang dibimbing oleh  Syifaul Fuada, S.Pd., M.T., Dia menyebutkan selama pelaksanaan kegiatan KKNT ini melaksanakan tiga program pokok, yang terdiri dari satu program wajib di bidang pendidikan, dan dua program pilihan di bidang kesehatan dan ekonomi. Seluruh program kegiatan tersebut dilaksanakan secara daring melalui berbagai media.

Program wajib KKNT di bidang pendidikan yang telah dilaksanakan terdiri dari beberapa kegiatan, yaitu melakukan penguatan pembelajaran kepada guru TK dengan memberikan pendampingan kepada guru dalam pengenalan penggunaan aplikasi kinemaster untuk membuat video pembelajaran yang menarik bagi peserta didik yang dilaksanakan melalui diskusi grup whatsapp, memberikan pendampingan pembelajaran daring kepada 10 orang tua dan 10 siswa Taman Kanak-Kanak, dan membantu dalam pembuatan media pembelajaran daring berupa video yang diberikan kepada sasaran program melalui whatsapp grup dan dapat pula diakses pada channel Youtube pribadi saudari Latipah.

Terdapat 3 video media pembelajaran yang telah dibuat, diantaranya adalah video mengenai pengenalan binatang ternak, mengenal nama hewan dalam bahasa Inggris, serta video bercerita mengenai pelajaran untuk dombi, ke 3 video tersebut dapat diakses melalui link: m.youtube.com/channel/UC4Gt995LQMyXNaOfE_pFz8w.

Selain melaksanakan program wajib, Latipah pun melaksanakan program pilihan di bidang kesehatan dan ekonomi. Pada program kesehatan, ia memberikan sosialisasi mengenai pencegahan penularan Covid-19 melalui media whatsapp, intagram dan facebook.

“Sosialisasi yang diberikan berupa penyebaran video gerakan 3M, penyebaran gambar edukasi kepada masyarakat mengenai apa itu Covid-19, cara penyebaran, gelaja, tes untuk mendeteksi, cara agar tidak tertular Covid-19, informasi mengenai syarat masker kain yang baik dan cara merawatnya, serta informasi mengenai vaksin Covid-19,” ungkapnya.

Sedangkan pada program ekonomi, Latipah memberikan video edukasi mengenai penanggulangan dampak Covid-19 yang disebarkan melalui channel Youtubenya dan membagikan link video pada grup whatsapp warga RT 12. Video yang dibagikan meliputi tips memulai bisnis di masa pandemi dengan modal minim, video DIY gantungan hijab mudah dibuat, dan video mengenai bijak mengelola keuangan agar siap hadapi tantangan ekonomi di masa pandemi.

“Dengan adanya kegiatan KKN Tematik yang dilaksanakan secara daring dan melalui media sosial ini memberikan pengalaman baru bagi seluruh pihak, yaitu pelaksana, guru, orangtua dan siswa, serta masyarakat sekitar,” ujarnya.

Dia mengatakan, mlalui kegiatan ini pula diharapkan dapat bermanfaat dan memberikan dampak yang positif bagi seluruh pihak terutama dalam pemberian pengalaman belajar yang menarik bagi anak TK, peningkatan keterampilan guru dalam menggunakan aplikasi kinemaster, serta edukasi kepada masyarakat dibidang kesehatan dan ekonomi sehingga dapat mencegah penularan dari Covid-19 itu sendiri.

Dosen pembimbing lapangan, Syifaul Fuada, S.Pd., M.T berharap

semoga melalui kegiatan KKN Latipah dengan 3 program yaitu pertama pendampingan pembelajaran daring dapat memberikan manfaat dan menjadikan pembelajaran daring di sekolah sasaran lebih menarik/tidak semimonoton.

“Karena telah diperkenalkan media pembelajaran yang telah memanfaatkan TIK sepenuhnya. Kedua, program kesehatan, mudah-mudahan peran Saudari Latipah dapat bermanfaat bagi masyarakat. Demikian juga Program ekonomi,” ujarnya.(rls/man/ysp)