Siklus Uji Ide untuk Kurikulum Merdeka

opini
0 Komentar

Model  Project bases Learning sebagai kelanjutan dari Active Learning dapat dilakukan  dalam kegiatan kokurikuler dengan cara :

  1. Menyeleksi siswa sesuai dengan bakat, minat, dan passion masing-masing.
  2. Mengelompokan ke dalam kelompok-kelompok
  3. Melakukan proses pembelajaran bersama guru sesuai dengan passion dan menemukan ide-ide baru
  4. Melakukan tahap-tahap temuan ide baru. Tahap-tahap temuan ide baru melalui proses siklus uji ide baru. Sebagai contoh :
    1. Memunculkan ide baru
    2. Mengembangkan ide baru melalui referensi
    3. Mengembangkan ide baru melalui survei sesuai temuan
    4. Pengembangan ide baru
    5. Mengomunikasikan ide baru dalam kelompok
    6. Refleksi dan perbaikan ide baru dalam kelompok
    7. Mengomunikasikan ide baru kepada ahli akademisi
    8. Refleksi dan perbaikan ide baru dalam kelompok
    9. Meembuat prototipe
    10. Mengomunikassikan prototipe kepada praktisi
    11. Refleksi dan eksekusi produk/proyek

Dalam siklus uji ide baru tersebut maka anak didik mengalami proses penguatan materi. Materi yang dipelajari di intrakurikuler, dikembangkan melalui tindakan nyata di kegiatan kurikurikler. Hal ini tentu saja sangat membantu anak didik untuk lebih mengalami penguatan materi. Selain mengalami penguatan materi, anak didik telah menjalani proyek penguatan profil pelajar Pancasila. Karakter anak didik diuji melalui berbagai langkah. Pengembangan proyek penguatan profil pelajar Pancasila pada tahap siklus uji ide yang dikembangkan adalah berakhlak mulia yaitu dengan rendah hati menerima masukan dari berbagai pihak, berkebinekaan global karena menghargai berbagai keberbedaan yang mengglobal, mandiri, bergotong royong, bernalar kritis, dan kreatif.

Akhir kata yang dapat diberikan untuk penguatan para guru, dicuplikan dari Mahatma Gandhi sebagai berikut “Jika saya memiliki keyakinan bahwa saya dapat melakukannya, saya pasti akan memperoleh kapasitas untuk melakukannya bahkan jika saya mungkin tidak memilikinya pada awalnya”. Mari kita sukseskan Kurikulum Merdeka demi Kemerdekaan Anak Didik. Merdeka Dunia Pendidikan….

Laman:

1 2 3
0 Komentar