Teori Tempat Sentral dalam PPDB

Teori Tempat Sentral dalam PPDB
0 Komentar

Tujuan dari sistem zonasi, pemerintah berusaha untuk mewujudkan pemerataan kualitas pendidikan sehingga tidak dijumpai lagi istilah sekolah unggulan atau sekolah favorit. Peserta didik bisa belajar di sekolah yang dekat dengan keluarga dan tempat tinggalnya, mudah mengakses layanan pendidikan, menghemat waktu, dan biaya. Dari segi transportasi, sistem zonasi diharapkan mampu mengurangi tingkat kemacetan pada jalur transportasi titik-titik tertentu, mengurangi penggunaan bahan bakar minyak (BBM), dan mengurangi polusi dan pencemaran udara.

Kelebihan sistem zonasi adalah memungkinkannya peserta didik terdekat di sekolah tersebut untuk mengenyam pendidikan lebih besar. Adapun sisi kelemahan sistem zonasi yang masih dijumpai adalah peserta didik yang pandai tetapi jarak antara rumah ke posisi sekolah relatif jauh tidak terakomodir. Namun demikian masih ada peluang untuk mengikuti melalalui jalur prestasi atau afirmasi, hanya saja kuotanya relatif lebih kecil dari kuota zonasi. Permasalahan lainnya adalah ketika jumlah calon peserta didik yang ada di zona tersebut melebihi daya tampung, maka calon peserta didik akan tergeser ke sekolah lain di luar zona posisi sekolah tersebut melalui aplikasi pada sekolah pilihan kedua. Jika pilihannya hanya satu sekolah, maka calon peserta didik harus melakukan perubahan sekolah yang diinginkan.

Pemerintah memang selalu berusaha memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakatnya, termasuk bidang pendidikan memalui sistem PPDB zonasi. Penerapan teori tempat sentral sangat sesuai dengan sistem PPDB zonasi yang membagi wilayah menjadi beberapa zona yang saling berinteraksi. Mari kita kawal kebijakan pemerintah khusunya di bidang pendidikan melalui PPDB online sistem zonasi. Semoga pendidikan kita semakin maju, semakin kuat dan berkarakter sesuai dengan tujuan pendidikan nasional, yaitu mencerdaskan kehidupan bangsa dan mengembangkan manusia seutuhnya, manusia yang beriman dan bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa dan berbudi pekerti yang luhur.(*)

Laman:

1 2
0 Komentar