Analisis Konten Dalam Pembelajaran Matematika

opini
opini
0 Komentar

Oleh: Lina Asih Purwanti, S.PdNIM. 2310061(Mahasiswa Program Magister Pendidikan Matematika, Universitas Pendidikan Indonesia)

Pendahuluan

Pendidikan merupakan faktor yang sangat penting bagi kehidupan manusia. Melaluiopini pendidikan, manusia akan tumbuh dan berkembang sebagai pribadi yang utuh. Pendidikan memegang peranan yang sangat penting dalam mempersiapkan manusia yang berkualitas bagi pembangunan negara. Pendidikan adalah usaha sadar dan terencana untuk mewujudkan suasana belajar dan proses pembelajaran agar peserta didik secara aktif mengembangkan potensi dirinya untuk memiliki kekuatan spritual keagamaan, pengendalian diri, kepribadian, kecerdasan dan akhlak mulia, serta keterampilan yang diperlukan dirinya, masyarakat, bangsa, dan negara (Sanjaya, 2006).

Matematika adalah disiplin ilmu yang mempelajari tentang tata cara berpikir dan mengolah logika, baik secara kuantitatif maupun secara kualitatif. Pada matematika diletakkan dasar-dasar bagaimana mengembangkan cara berpikir dan bertindak melalui aturan yang disebut dalil (dapat dibuktikan) dan aksioma (tanpa pembuktian). Selanjutnya dasar tersebut dianut dan digunakan oleh bidang studi lain atau ilmu lain (Purba, 2017).

Baca Juga:Haji itu Berat tapi Bisa Bila Niat Mencengkram KuatBerkedok Toko KelontonganĀ , Tiga Pelaku Penyuntikan Gas Elpiji di Karawang DitangkapĀ 

Salah satu permasalahan pendidikan di Indonesia adalah rendahnya hasil belajar pada mata pelajaran matematika. Pada umumnya peserta didik beranggapan bahwa matematika bukanlah suatu pelajaran yang mudah. Faktor lain yang menyebabkan rendahnya hasil belajar matematika siswa di dalam proses kegiatan pembelajaran dan kurangnya keterampilan guru dalam memberikan materi pembelajaran. Dalam proses kegiatan pembelajaran penggunaan model pembelajaran yang dilakukan guru masih kurang bervariasi sehingga banyak siswa yang jenuh, bosan dan tidak membangkitkan semangat siswa dalam belajar. Yang menjadi faktor penyebab rendahnya atau kurangnya pemahaman peserta didik terhadap konsep matematika, salah satu diantaranya adalah metode pembelajaran yang digunakan oleh pengajaran, misalnya dalam pembelajaran yang berorientasi pada pendekatan tradisional yang menempatkan peserta didik dalam proses belajar mengajar sebagai pendengar (Abdurrahman, 2010: 20). Dalam proses pembelajaran matematika Kemampuan pemecahan masalah sangatlah penting dalam matematika karena dalam pemecahan masalah ini diharapkan mampu mendorong siswa untuk berpikir dan mendalami tentang materi tersebut. Selain itu, kemampuan pemecahan masalah siswa akan membantu seorang guru untuk melihat seberapa jauh kemampuan siswa dalam memahami materi tersebut. Jadi dapat dikatakan bahwa, kemampuan pemecahan masalah matematis adalah kemampuan dasar yang harus dimiliki siswa. Rendahnya kemampuan pemecahan masalah siswa semakin terlihat jelas ketika guru mengganti permasalahan dengan materi yang sama. Hal ini dapat dikatakan bahwa kemampuan pemecahan masalah siswa masih tergolong rendah. Hal ini dapat terjadi dikarenakan guru kurang memperhatikan kemampuan pemecahan masalah siswa. Padahaldalam kenyataannya kemampuan pemecahan masalah siswa sangatlah penting dan dibutuhkan bukan hanya dalam pembelajaran matematika tetapi dalam kehidupan sehari-hari.

0 Komentar