Belasan Rumah Terendam Banjir di Mande akibat Curah Hujan yang Tinggi

Belasan Rumah Terendam Banjir di Mande akibat Curah Hujan yang Tinggi
Belasan Rumah Terendam Banjir di Mande akibat Curah Hujan yang Tinggi (Image From: Illustration/Screenshot/iStock)
0 Komentar

PASUNDAN EKSPRES – Belasan rumah terendam banjir di Mande. Tidak dipungkiri bahwa cuaca saat ini sedang tidak baik-baik saja. Di beberapa wilayah hujan masih turun dengan deras, salah satunya adalah di daerah Mande.

Hujan deras telah mengguyur wilayah Kabupaten Cianjur pada Selasa, (26/3/2024) hingga mengakibatkan belasan rumah di dua desa Kecamatan Mande harus terendam banjir.

Belasan Rumah Terendam Banjir di Mande

Dari data yang dikumpulkan oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Cianjur, terdapat 18 rumah yang tergenang banjir dengan tinggi air mencapai sekitar 1 meter.

Baca Juga:Disnakertrans Bentuk Tim Khusus untuk Memantau THR Lebaran 2024Pesisir Utara Habis Terkena Abrasi, Ratusan Hektar Lahan dan Pemukiman Warga Hilang

Menurut Kepala Pelaksana (Kalak) BPBD Kabupaten Cianjur, Asep Kusmana Wijaya, curah hujan dengan intensitas tinggi telah melanda wilayah Kecamatan Mande sejak Selasa malam.

“Hujan dari pukul 22.00 WIB hingga pukul 02.00 WIB turun dengan deras di Kecamatan Mande, sehingga air Sungai Nambo besar dan meluap, di tambah saluran air tersumbat oleh material kebun dari hulu sungai,” Ucapnya kepada Cianjur Ekspres, Rabu 27 Maret 2024. 

Asep juga mengungkapkan bahwa akibat dari curah hujan deras selama lebih dari 4 jam, air sungai meluap dan saluran sungai tersumbat, sehingga beberapa rumah warga di wilayah Desa Mande dan Desa Murnisari terendam air.

Menurutnya, ada 8 rumah yang ditempati oleh 8 kepala keluarga di Kampung Nambo RT 05/RW 02, Desa Mande yang terendam banjir.

“Terus di Kampung Babakan Gempol, Desa Murnisari ada sebanyak 10 rumah dengan total 31 jiwa. Untuk korban jiwa nihil, kerusakan rumah nihil, kerusakan infrastruktur nihil,” jelasnya. 

Asep mengatakan bahwa BPBD telah melakukan koordinasi dengan pihak aparat desa dan kecamatan setempat untuk evaluasi warga yang terjebak dan melakukan penialaian situasi.

Ia menjelaskan jika kondisi terkini air sungai mulai surut, dan beberapa warga sekitar sudah bisa membersihkan rumah mereka masing-masing. 

(ipa)

0 Komentar