BPJamsostek Cabang Subang Anjurkan Petani Harus Mendapat Perlindungan Sosial Ketenagakerjaan

Kepala BPJamsostek Subang, Esra Nababan (kanan) didampingi Sekretaris Dinas Pertanian Subang Ir Asep Heryana dalam acara sosialisasi Program Jaminan Sosial Ketenagakerjaan kepada Petani Kabupaten Subang di Aula dinas pertanian, Jumat (26/11). YUSUP SUPARMAN/PASUNDAN EKSPRES
Kepala BPJamsostek Subang, Esra Nababan (kanan) didampingi Sekretaris Dinas Pertanian Subang Ir Asep Heryana dalam acara sosialisasi Program Jaminan Sosial Ketenagakerjaan kepada Petani Kabupaten Subang di Aula dinas pertanian, Jumat (26/11). YUSUP SUPARMAN/PASUNDAN EKSPRES

SUBANG-BPJS Ketenagakerjaan (BPJamsostek) Cabang Subang menyasar kelompok petani. Mereka diharapkan terlindungi program perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan.

Kepala BPJamsostek Cabang Subang, Esra Nababan mengatakan, sebagai langkah awal untuk menyentuh kelompok petani yakni dengan melakukan koordinasi dengan Dinas Pertanian Kabupaten Subang. Setelah itu digelar sosialisasi yang melibatkan fasilitator atau penyuluh pertanian.

“Kami berharap dinas pertanian dan fasilitator membantu petani supaya terdaftar kepesertaan BPJamsostek,” ungkapnya usai sosialisasi Program Jaminan Sosial Ketenagakerjaan kepada Petani Kabupaten Subang di Aula dinas pertanian, Jumat (26/11).

Dia menyampaikan, semua orang yang melakukan aktivitas perekonomian atau bekerja berhak mendapat perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan termasuk para petani.

“Kami tekankan bahwa petani juga bisa jadi peserta BPJamsostek yang kami layani. Pekerjaan sebagai petani memiliki resiko sama dengan pekerjaan lainnya, sehingga perlu mendapat perlindungan,” jelasnya.

Esra menyebutkan, petani bisa saja mengalami kecelakaan kerja seperti kakinya terkena cangkul, atau bahkan dipatok ular. “Nah bukan hanya saat di sawah saja resiko kecelakaan kerja itu, saat berangkat dan pulang dari sawah pun ada resikonya,” ujarnya.