Desa Sukadana Ikut Lomba P2WKSS

EVALUASI: Plt. Bupati Subang Ating Rusnatim didampingi Sekda Subang H. Abdurahman, Camat Compreng Deni Setiawan dan Kepala Desa Sukadana Darwin Jafar Sidik bersama Tim Evaluasi dari Provinsi Jawa Barat. YOGI MIFTAHUL FAHMI/PASUNDAN EKSPRES

Dievaluasi Bersama 27 Desa seJabar

COMPRENG– Tim Evaluasi Program Peningkatan Peran Wanita Menuju Keluarga Sehat Sejahtera (P2WKSS) di Desa Sukadana Kecamatan Compreng, mengevaluasi kegiatan P2WKSS yang dilaksanakan di Desa Sukadana melalui tahap akhir kegiatan, Senin (10/9).

Tim Evaluasi P2WKSS Tingkar Provinsi yang dipimpin Dr. Hj Neni Alyani SE melakukan evaluasi akhir dengan wawancara dan meninjau langsung lokasi binaan di Dusun Sukamulya Desa Sukadana Kecamatan Compreng.

Plt. Bupati Subang Ating Rusnatim yang langsung menerima tim dari Provinsi mengungkapkan dan berterimakasih dengan adanya program P2WKSS di Subang, yang bisa membantu meningkatkan kesejahteraan masyarakat di Desa.

Ating juga menyampaikanya harapanya, dalam program P2WKSS itu, dapat memberikan keterampilan dan peningkatan peran serta wanita, dalam bidang ekonomi serta bidang lainnya.

“Semoga setelah ini, para ibu-ibu atau wanita yang telah diberikan pelatihan dan pengetahuan, bisa terus mengambil peran dan berkarya,” ucap Ating.

Selanjutnya, Ketua Tim Evaluasi Dr. Hj Neni Alyani mengatakan, Program P2WKSS merupakan program terlama yang dikerjakan selama dua tahun.

“Tahun 2017 sudah datang untuk mencocokan data desa sebagai data desa miskin, dengan data desa pusdalitbang di Jawa Barat” kata Dr. Neni.

Setelah data tersebut dirasa cocok, maka dibuatkanlah SK Gubernur dalam rangka P2WKSS tersebut. Pada fase selanjutnya, ia menjelaskan pada Maret tahun 2018, pihaknya kembali datang dan melakukan proses verifikasi potensi sumberdaya pendukung, OPD, warga masyarakat di Desa Sukadana hingga akhirnya dilakukan penilaian pada 10 September.

“pada hari ini, kami ucapkan selamat kepada warga desa yang sudah melaksanakan pembangunan secara sempurna. Dan mendukung program pembangunan di desa ini,” ujarnya.

Nantinya, program P2WKSS yang dilakukan di Desa Sukadana akan dibandingkan dengan 26 Desa lain Se-Jawa Barat. Hingga pada tanggal 27 September mendatang, akan diambil 10 besar dari 27 Desa yang dinilai.

Dr. Hj Neni menambahkan, hal-hal yang menjadi penilaian diantaranya berkaitan dengan pembinaan pada warga desa, program pelatihan, pelayanan, bantuan yang diberikan mitra kerja atau Pemda, pembangunan SDM khusus untuk anak, Inovasi dalam pembangunan serta banyaknya CSR yang tergabung dalam KK P2WKSS.

Sementara itu, Kepala Desa Sukadana Darwin Jafar Sidik mengucapkan terimakasih, dengan adanya program P2WKSS memberikan dampak pembangunan positif bagi desa maupun masyarakatnya.
“Kita bisa membangun banyak hal, juga dibantu sama Pemda serta dinas-dinasnya,” kata Darwin.

Lebih dari itu, ia mengungkapkan bahwa dampak P2WKSS pada masyarakatnya, memberikan banyak ilmu serta pengetahuan yang bisa dikembangkan masyarakatnya. “Masyarakat kami jadi kreatif, jadi tahu kalau bertani, berternak atau berwirausaha seperti apa, terimakasih,” ucapnya.

Dalam pantauan Pasundan Ekspres, pada ekspose yang disampaikan Ketua Tim Penggerak PKK Desa Sukadana Entis Darwin, banyak program yang telah dilakukan dalam P2WKSS sendiri, baik dalam pembangunan fisik serta non fisik, pelayanan, pembangunan SDM serta berbagai pelatihan yang melibatkan dinas-dinas di lingkungan Pemkab Subang, serta mitra kerja dalam mensukseskan P2WKSS di Desa Sukadana.(ygi/dan)