PNM ULaMM Bentuk Klaster Usaha Kue Kering

PEMBINAAN. PT. PNM ULaMM Cabang Subang melakukan pembinaan terhadap pelaku UKM menjadi pengusaha kue kering yang sukses dan mandiri.

PURWAKARTA-PT Permodalan Nasional Madani (Persero) atau PNM membentuk klaster atau kelompok usaha kue kering, yang beranggotakan 100 nasabah binaan produk Unit Layanan Modal Mikro atau ULaMM. Pada pembukaan klaster ini, para peserta sekaligus mendapat pelatihan perdana bertemakan “Menjadi Pengusaha Kue Kering yang Sukses dan Mandiri”, kegiatan dilaksanakan di Grand Situ Buleud Hotel, Purwakarta, Senin (24/09).

Kepala PT. PNM ULaMM Cabang Subang, Mukti Subarnas mengatakan, PNM melalui program Pengembangan Kapasitas Usaha (PKU), memberikan pendampingan usaha baik secara reguler ataupun secara klasterisasi yang berdasar pada kesamaan produk ataupun wilayah.

“Pada klaster usaha kue kering ini, PNM berupaya untuk meningkatkan kompetensi para nasabah binaan pengusaha kue yang berada di wilayah Pasarebo, dengan memberikan pelatihan dan pembinaan secara berkala dan berkelanjutan, terangnya.

Turut hadir dan memberikan dukungan pada acara ini adalah Bapak Entis Sutisna, Kepala Dinas UKM, Koperasi, Perdagangan dan Perindustrian Kabupaten Purwakarta. Pada pelatihan pertama ini, para peserta akan diberikan motivasi dan kiat menjadi pengusaha kue kering yang sukses. Hadir sebagai pembiacara Ibu Titin Martini Ketua Kelompok UKM AIKMA, yang memberikan materi mengenai bagaimana menjadi seorang pengusaha kue yang unggul dan bisa bersaing di pasar Nasional.

Klasterisasi usaha kue kering, Mukti Subarnas menuturkan, hal tersebut merupakan rangkaian kegiatan pelatihan dan pendampingan nasabah yang diselenggarakan oleh PT. PNM ULaMM Cabang Subang, dengan tujuan memberikan pengetahuan mauapun manfaat lain kepada para nasabah binaan. Klaster usaha kue kering, akan mendapatkan pendampingan selama empat kali pelatihan oleh PNM.

“Adapun beberapa tahapan pendampingan adalah pembentukan kelompok usaha, pemberian materi kewirausahaan juga praktek pembuatan aneka kue yang diharapkan bisa memberikan nilai positif buat para nasabah. Adanya pelatihan ini, diharapkan nasabah dapat menjadi pengusaha kue kering yang unggul dan menghasilkan produk yang dapat bersaing di pasar nasional,” tuturnya.

PT PNM (Persero) merupakan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang mengemban tugas khusus memajukan ekonomi kerakyatan dengan memberikan pembiayaan, pendampingan dan pembinaan usaha kepada pelaku usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM). PNM memiliki dua produk unggulan yaitu Unit Layanan Modal Mikro (ULaMM) yang diperuntukan kepada pelaku UMKM, serta Membina Ekonomi Keluarga Sejahtera (Mekaar) yang memberikan layanan kepada perempuan prasejahtera pelaku usaha ultra mikro.

Sebagai upaya merealisasikan komitmen untuk memberikan pendampingan dan pembinaan kepada nasabah, Mukti Subarnas memaparkan, PNM melalui program Pengembangan Kapasitas Usaha (PKU) memberikan pendampingan dan pembinaan usaha kepada nasabah, baik berupa pelatihan tematik hingga pembinaan dan pelatihan kelompok usaha (klaster) yang berdasarkan pada kesamaan wilayah ataupun jenis usaha.

Guna menentukan bentuk kegiatan PKU, PNM melakukan pendalaman terhadap kendala dan peluang usaha para nasabah, sehingga program PKU kami dapat tepat sasaran dan berdampak. Pendampingan dan pembinaan pun diberikan secara berkala dan berkelanjutan. “Saat ini PNM memiliki 2449 kantor layanan, yang terdiri dari 64 kantor cabang PNM, 631 kantor layanan ULaMM dan 1.754 kantor cabang Mekar,” tandasnya.(rls/adv/vry)