Ringankan Beban Orang Tua, Siswa Manfaatkan WiFi Gratis di Koramil 0912 Lembang

Koramil 0912 Lembang
BELAJAR DARING: Sejumlah siswa SMP dan SMA memanfaatkan jaringa internet gratis untuk belajar daring di Koramil Lembang. EKO SETIONO/PASUNDAN EKSPRES

LEMBANG-Koramil 0912 Lembang menyediakan fasilitas wifi gratis untuk membantu siswa-siswi yang terkendala dalam belajar lewat daring di masa pandemi Covid-19.

Selain akses internet gratis, para siswa pun diberikan kemudahan lainnya dengan diantara jemput langsung oleh Babinsa yang bertugas di wilayah tempat tinggalnya. Hal ini diapresiasi para siswa karena dalam sehari ada belasan orang ikut belajar di koramil.

Danramil 0912 Lembang, Kapten Armed Pendi mengungkapkan, layanan wifi ini diberikan karena masih ada siswa yang kesulitan biaya untuk membeli kuota internet, meskipun telah memiliki smartphone.

Baca Juga: Koramil 0501/Subang Ramai-ramai Bantu Siswa Belajar Daring

“Penyediaan fasilitas akses internet gratis di markas Koramil 0912 Lembang diharapkan meringankan beban para orangtua saat menghadapi pembelajaran daring bagi anak-anak mereka di masa pandemi ini,” kata Pendi kepada Pasundan Ekspres, Selasa (11/8).

Dia mengungkapkan, mayoritas pengguna internet gratis adalah siswa jenjang SMP dan SMA di wilayah Lembang. Internet gratis mulai bisa diakses pada pukul 08.00 WIB hingga jangka waktu tak terbatas.

“Kami persilahkan kepada para siswa yang kesulitan mengakses internet di rumahnya ikut belajar di sini, baik pagi, siang maupun sore hari. Kita tidak akan batasi waktunya,” bebernya.

Wujud implentasi delapan wajib TNI

Pendi mengatakan, wifi gratis untuk belajar siswa telah berjalan selama kurang lebih satu minggu. Pemberian fasilitas ini sebagai wujud implentasi delapan wajib TNI yakni menjadi contoh dan memelopori usaha-usaha untuk mengatasi kesulitan rakyat sekelilingnya.

Menurut dia, untuk memudahkan para siswa mempergunakan fasilitas tersebut, pihaknya menyediakan beberapa meja dan kursi di salah satu ruangan khusus dengan menerapkan protokol kesehatan.

“Tempat duduk siswa diberi jarak 1 meter dan para siswa wajib bermasker, selama mereka belajar dijaga petugas kita. Mudah-mudahan dengan begini, para siswi tidak lagi menghadapi kendala dalam mengerjakan pelajaran sekolah melalui daring,” lanjutnya.

Yuan Rohmaindri, salah seorang siswi mengaku, merasa jenuh dan bosan karena dari bulan Maret terpaksa harus belajar dari rumah. Karena itu, ketika mendapat ajakan dari Babinsa belajar di koramil, ia menyambutnya dengan gembira.

“Anggota Babinsa ngajakin belajar di sini, karena kebetulan saya sudah bosan belajar terus di rumah,” ucapnya.

Siswi kelas 3 SMP itu berharap aktivitas belajar di sekolah bisa segera kembali normal sebab sistem pembelajaran jarak jauh yang saat ini berjalan dianggap kurang efektif.

“Kadang ada mata pelajaran yang enggak ngerti kalau dijelasin lewat smartphone, belum ditambah sama akses internet yang sering lemot. Beda dengan belajar di sekolah, kalau enggak ngerti bisa langsung ditanyain ke guru,” pungkasnya.(eko/sep)