Penanganan Kebocoran Minyak dan Gas, Cellica Minta Kepastian Pertamina

PENANGANAN: Bupati Karawang Cellica Nurrachadiana meminta Pertamina memberikan kepastian kapan kebocoran bisa ditangani. AEF SAEPULOH/PASUNDAN EKSPRES

KARAWANG-Bupati Karawang Cellica Nurrachadiana meminta Pertamina memberikan kepastian kapan kebocoran gas disertai tumpahan minyak di anjungan lepas pantai YYA-1 area Pertamina Hulu Energi (PHE) ONWJ berhenti. Cellica juga mendorong Pertamina melakukan pemulihan lingkungan yang terdampak secara tuntas.

Cellica menyebut hingga kini Pertamina belum memberikan kepastian kapan kebocoran sumur YYA-1 tertangani tuntas. Ia pun khawatir kebocoran itu akan semakin berdampak bagi warganya, juga lingkungan.

“Belum ada kepastian mengenai kapan itu (kebocoran) selesai tertangani, berikut dampaknya,” kata Cellica.

Cellica menyebutkan, dalam waktu dekat ia akan bertemu Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil dan pihak Pertamina untuk membahas persoalan tersebut berikut penanganan dampak hingga kompensasi bagi warga terdampak. Kesempatan tersebut akan digunakan Cellica untuk meminta penjelasan dari pertamina dan mencari solusi terbaik bagi semua pihak.

“Apalagi ini bukan kali pertama terjadi, meski dalam skala yang berbeda,” katanya.

Cellica mengatakan, ceceran oil spill di sepanjang pantai Karawang dari Tanjungpakis hingga Sungaibuntu berpotensi mengancam kesehatan warga. Karenanya, ia meminta Pertamina memberikan perhatian atas kesehatan warga, termasuk bagi warga yang turut membersihkan oil spill.

“Kami juga meminta Pertamina menyediakan air bersih untuk warga, jika sumur warga terdampak,” katanya.