Iuran Rp16.800 Bisa Ikut JKK dan JKm

ANTUSIAS: Warga Desa Karang Mukti Kecamatan Bungur Sari tampak antusias saat mendengarkan pemaparan program BPJS Ketenagakerjaan. ADAM SUMARTO/PASUNDAN EKSPRES

PURWAKARTA-Warga Desa Karang Mukti Kecamatan Bungur Sari, tampak antusias mendengarkan penjelasan yang disampaikan Kepala Bidang SDM Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan Kantor Cabang Purwakarta Rumiati.

Bertempat di Aula Desa Karang Mukti, sosisalisasi program BPJS Ketenagakerjaan dengan sasaran utama para pekerja Bukan Penerima Upah (BPU) tersebut juga dihadiri Anggota Komisi IX DPR RI drg Putih Sari. Yang menarik, ternyata masih banyak warga yang belum memahami jika BPJS terbagi menjadi BPJS Kesehatan dan BPJS Ketenagakerjaan.

“Meski begitu, lihat hal positifnya. Setelah mendapatkan penjelasan melalui sosialisasi yang disampaikan Tim BPJS Ketenagakerjaan Purwakarta, warga semakin terbuka wawasannya dan memahami program BPJS Ketenagakerjaan,” kata Putih Sari.

BACA JUGA:  Hotel Tunjang Pariwisata

Setelah mengenal dan mengetahui, sambungnya, warga semakin menyadari pentingnya menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan. “Jadi BPJS Ketenagakerjaan itu bukan hanya milik para pekerja formal di berbagai perusahaan saja, tapi juga bisa dimanfaatkan para pekerja BPU seperti petani, pengojek, nelayan, penjual bakso, para pedagang, dan lainnya termasuk para perangkat desa,” ujarnya.

Putih Sari juga mengapresiasi BPJS Ketenagakerjaan Cabang Purwakarta yang tak pernah absen menggelar sosialisasi setiap harinya di berbagai wilayah Purwakarta, bahkan hingga ke pelosok desa. “Terlebih, BPJS Ketenagakerjaan juga memberikan stimulus kepada para peserta baru dari BPU selama tiga bulan pertama,” ucapnya.