Area Tanam Baru 20%, Kesulitan Air Menjadi Kendala Petani Ciasem

KURANG AIR: Sejumlah petani sedang tandur di petak sawahnya di wilayah pertanian Kecamatan Ciasem. Namun diketahui debit air menurun. YOGI MIFTAHUL FAHMI/PASUNDAN EKSPRES

CIASEM-Petani di wilayah Kecamatan Ciasem mulai melakukan tanam padi. Meski begitu tanam padi di Kecamatan Ciasem baru mencapai 20% atau sekitar 1800 hektare dari total 6527 hektare.

PPL BPP Ciasem Leni Marliani SP menuturkan, musim tanam kemarau di tahun 2019 ini alami kendala menurunnya debit air pada saluran irigasi pertanian. Hal itu yang menghambat sekaligus menjadi kendala bagi petani di Ciasem untuk kembali tanam padi.

“Debitnya kecil, agak menurun dan memang susah air,” ucap Leni kemarin (21/6).

Ia menyebut, saat ini sebesaran lahan pertanian yang sudah melakukan tanam diantaranya di Desa Sukamandijaya, Ciasem Bau, Ciasem Tengah, serta Ciasem Girang.

BACA JUGA:  Ribuan Hektare Sawah Terancam Kekeringan

“Kalau Sukamandijaya tertolong karena memang dekat dengan sumber air, tapi ke Ciasem tengah Saluran Sukender pun sudah mulai sulit air,” ucap Leni.