Jelang Ramadhan Polsek Kumpulkan Pemuka Agama

BERSATU: Sejumlah pemuka agama saat bersilaturahmi dengan tokoh masyarakat di Pantura Subang. YOGI MIFTAHUL FAHMI/PASUNDAN EKLSPRES

PUSAKANAGARA– Kapolsek Pusakanagara Kompol Undang Sudrajat SH mengundang sejumlah tokoh agama dan tokoh masyarakat serta relawan partai pasca pelaksanaan Pemilu serentak tahun 2019.

Pertemuan dilakukan untuk mengajak kepada para pemuka agama, masyarakat dan elemen masyarakat untuk tetap menjaga silahturami, persatuan dan kesatuan.

Menurut Kompol Undang Sudrajat pertemuan dengan para alim ulama, tokoh masyarakat serta beberapa relawan partai dilakukan untuk silaturahmi dan menjaga kondusivitas dilapangan. Ia menyebut sejauh ini untuk di Kecamatan Pusakanagara dan Pusakajaya aman dan kondusif.

“Alhamdulillah sejauh ini kita aman ya, pelaksanaan pemilu aman. Kita juga bersiap untuk hadapi bulan ramadhan. Oleh karena itu kita silaturahmi dengan tokoh agama untuk mendengarkan pendapat dan saran serta sosialisasi saja,” ucapnya.

Tokoh Agama KH. Oyok Hasbullah bersyukur atas kelancaran hajat negara di Kecamatan Pusakanagara dan Pusakajaya yang berlangsung kondusif.

“Syukur Alhamdulillah kepada Allah SWT pekerjaan yang cukup berat bisa kita lalui jadi yang terdepan,” bebernya.

Ia juga mengajak elemn masyarakat lain untuk tetap bersyukur dan menjaga silaturahmi. Sebab ini sedang menikmati kehidupan dan kemerdekaan. “Beda dengan dulu perlu perjuangan. Ingin enak dan merdeka itu susah maka kita harus bersyukur dengan sekarang maka jaga lah NKRI agar bisa tambah maju.,” jelasnya.

Sementara itu, Tokoh Masyarakat mengucapkan terimaksih pada aparat dari Polsek Pusaknagara beserta jajarannya atas dukungan nya pada Pemilu 2019 yang kondusif. Ia juga berharap kedepan diadakan sosialisasi kepada penjual minuman keras.

“Agar jangan berjualan pada bulan Ramadhan dan penindakan kepada penjual miras dan kemaksiatan karena yang sebentarlagi mengijak bulan suci Ramadhan. Sebab mau masuk bulan ramadhan,” ungkapnya.(ygi/dan)

BACA JUGA:  PWI Karawang Santuni Anak Yatim