Kepemimpinan di Era Digital

Kepemimpinan di Era Digital
0 Komentar

Oleh
Djoko Heriyanto, S.Pd., M.Pd.
Kepala SMAN 1 Wonosegoro dan Plt. Kepala SMAN 1 Teras Kab. Boyolali

Data dari We Are Social menunjukkan bahwa jumlah pengguna internet di Indonesia pada bulan Januari 2023 sebanyak 212,9 juta jiwa dan 98,3 persen akses internet menggunakan media smart phone atau telepon genggam, dengan durasi rata-rata selama 7 jam 42 menit setiap harinya. Penggunaan akses internet penduduk Indonesia masih didominasi pada media sosial dengan jumlah 167 juta jiwa atau setara dengan 60,4 persen penduduk Indonesia dengan durasi rata-rata 3 jam 18 menit setiap harinya. Fakta ini menunjukkan bahwa masyarakat sudah terbiasa menggunakan teknologi digital dalam memperoleh informasi.

Teknologi digital mengalami perkembangan dan perubahan yang sangat cepat terutama dalam penggunaan internet dan media komunikasi serta informasi. Masyarakat sangat dimudahkan dengan berbagai pilihan teknologi informasi dan komunikasi dalam kehidupan.

Baca Juga:Brian dan Marshanda Wakil Purwakarta di Ajang Moka Jabar 2023Baceleg Muda Dorong Peningkatan Produktivitas Pertanian

Untuk mengimbangi perubahan tersebut maka diperlukan seorang pemimpin yang mampu memanfaatkan dan memotivasi penggunaan teknologi digital untuk membantu menyelesaikan pekerjaan.

Peluang ini harus dapat dimanfaatkan oleh seorang pemimpin dalam merancang, melaksanakan dan menyelesaikan pekerjaanya berbasis digital. Dunia sekarang terasa sempit karena perkembangan teknologi sangat bermanfaat dan mendekatkan kita seakan kita berada dalam wilayah yang sempit . Informasi di belahan benua manapun dapat diakses dan diketahui secara cepat dan komunikasipun dapat dilakukan secara global amaan.

Oleh karenanya kepemimpinan digital (digital leadership) sangat penting dalam upaya proses transformasi digital dalam memulai perubahan dan pemanfaatan teknologi yang berkembang sangat cepat di berbagai sektor kehidupan seperti kegiatan ekonomi, sosial budaya, sistem pemerintahan, termasuk di sektor pendidikan.

Kehadiran pemimpin digital diharapkan mampu mendorong percepatan transformasi di bidang pendidikan. Seorang digital leader dituntut mampu memanfaatkan aset digital untuk perencanaan, pelaksanaan, monitoring dan evaluasi, pelaporan, dan refleksi dari sebuah program. Dengan dukungan data akurat, maka akan memudahkan analisis dalam rangka evaluasi maupun membuat keputusan yang cepat, tepat, dan akurat. Termasuk di dalamnya adalah pengembangan media pembelajaran yang dapat meningkatkan minat dan memotivasi siswa dalam belajar.

0 Komentar