BEM UI 2021 Tidak Main-Main, Ini Referensi Akurat: Jokowi “The King of Lip Service”

BEM UI 2021 Tidak Main-Main, Ini Referensi Akurat: Jokowi
BEM UI 2021 Tidak Main-Main, Ini Referensi Akurat: Jokowi "The King of Lip Service"

BEM UI 2021: JOKOWI, BERHENTI MEMBUAL RAKYAT SUDAH MUAL!!!

BEM UI (Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Indonesia) 2021 memberikan kritikan pada Presiden Jokowi. Pihak BEM UI 2021 menyebut bahwa Jokowi sebagai “The king of lip service”

Hal tersebut diunggah pihak BEM UI melalui akun Instagram official mereka, @bemui_official 
Ketua BEM UI 2021, Leon Alvinda membenarkan postingan tersebut yang merupakan sikap organisasinya, sebab BEM UI memiliki alasan kuat untuk menyebut Jokowi seperti tersebut, bahwa menurut BEM UI 2021:
“Jokowi kerap kali mengobral janji manisnya, tetapi realitanya sering kali juga tak selaras. Katanya begini, faktanya begitu,” terang BEM UI.

Profil Ketua BEM UI – Bukan Kaleng-kaleng

Ketua BEM UI 2021,
Nama: Leon Alvinda
IPK diatas 3,5
Asisten Dosen
Masuk Jurusan yang paling sulit untuk dimasuki
Tetangga pak Jokowi di Solo

BEM UI Kritik Jokowi, Begini Unggahan Kritikannya

View this post on Instagram

A post shared by BEM UI (@bemui_official)

Postingan yang disukai sekitar 130 ribu netizen dan 15 ribuan komentar tersebut terang saja mendapat berbagai respon dari netizen
Seperti dilansir dari Instagram dan twitter resmi BEM UI dan dari berbagai sumber, bahwa:
Perihal Jokowi, Janji-janji yang disampaikan beliau, mulai dari revisi UU ITE sampai dengan penguatan KPK. Ternyata, tak ada satu pun yang diwujudkan Jokowi.
“Mulai dari rindu didemo, revisi UU ITE, penguatan KPK, dan rentetan janji lainnya. Semua mengindikasikan bahwa perkataan yang dilontarkan tidak lebih dari sekadar bentuk “lip service” semata,” ujar BEM UI.
Hal itulah yang menyebabkan BEM UI meminta kepada Jokowi agar berhenti melontarkan janji-janji kepada rakyat.
“Berhenti membual, rakyat sudah mual,” tulis BEM UI

Rindu Didemo Tapi Tak Muncul Ketika Demo

Selain itu juga, Jokowi juga disebut-sebut sering memberikan pernyataan yang tidak selaras dengan kondisi yang ada dan yang sebenarnya.

Pihak BEM UI 2021 Memberikan contoh, pernyataan Jokowi yang menyebut dirinya rindu didemo, namun tak juga muncul ketika ada aksi-aksi demonstrasi di Instana Negara.

Hal tersebut juga terlihat dari komitmen Jokowi untuk memperkuat Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), yang menurut Pihak BEM UI justru tidak sesuai dengan kondisi yang ada saat ini.

FAKTA dan Referensi

BEM UI 2021 Tidak Main-Main, Ini Referensi Akurat: Jokowi "The King of Lip Service"
BEM UI 2021 Tidak Main-Main, Ini Referensi Akurat: Jokowi “The King of Lip Service”

Pada Faktanya, BEM UI mengungkap beragam upaya pelemahan terhadap Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Mulai dari revisi UU KPK, kontroversi Ketua KPK Firli Bahuri, sampai pada tes alih status ASN melalui tes wawasan kebangsaan (TWK) yang membuat puluhan pegawai KPK dinonaktifkan.

“Jokowi kerap kali mengobral janji manisnya, tetapi realitanya sering kali juga tak selaras. Katanya begini, faktanya begitu. Mulai dari rindu didemo, revisi UU ITE, penguatan KPK, dan rentetan janji lainnya,” tulis akun BEM UI, dilihat pada Minggu Malam (27/6/2021).

“Semua mengindikasikan bahwa perkataan yang dilontarkan tidak lebih dari sekadar bentuk “lip service” semata,” tulis akun resmi tersebut

Janji Memberi Jaminan Demokrasi, Nyatanya Muncul Sederet Pasal Karet

BEM UI 2021 Tidak Main-Main, Ini Referensi Akurat: Jokowi "The King of Lip Service"
BEM UI 2021 Tidak Main-Main, Ini Referensi Akurat: Jokowi “The King of Lip Service”
BEM UI 2021 Tidak Main-Main, Ini Referensi Akurat: Jokowi "The King of Lip Service"
BEM UI 2021 Tidak Main-Main, Ini Referensi Akurat: Jokowi “The King of Lip Service”