“Ruang Lingkup dan Kedudukan Filsafat Ilmu”

"Ruang Lingkup dan Kedudukan Filsafat Ilmu"
0 Komentar

I Nyoman dkk (2020:41) berpendapat bahwa kedudukan filsafat ilmu ditentukan oleh dua konteks. Dua konteks ini yaitu:
Sifat pengetahuan ilmiah. Dalam bidang ini, filsafat ilmu pengetahuan berkaitan erat dengan epistemologi, yang berfungsi untuk menyelidiki hakikat pengetahuan dan berbagai bentuk pengetahuan manusia.
Upaya dan proses mencapai pengetahuan ilmiah. Dalam bidang ini, filsafat ilmu terkait erat dengan logika dan metodologi, yang berarti tata urutan berbagai langkah dan elemen yang terlibat dalam kegiatan ilmiah
Berdasarkan kedua bidang tersebut, Filsafat ilmu tidak hanya berbicara tentang apa yang diketahui (sifat pengetahuan ilmiah) tetapi juga tentang cara pengetahuan diperoleh. Oleh karena itu, filsafat ilmu membentuk kerangka kerja penting untuk pemahaman dan pengembangan ilmu pengetahuan.

Ruang Lingkup Filsafat Ilmu
Seiring dengan perkembangan dan transformasi ilmu pengetahuan, pemahaman filsafat ilmu tidak hanya menjadi kewajiban akademis, tetapi juga penting untuk memahami makna dan dampak dari setiap kemajuan keilmuan.

Tim Dosen Filsafat Ilmu Fakultas Filsafat UGM (2010:44) berpendapat bahwa “lingkup filsafat ilmu dalam bidang filsafat sebagai keseluruhan pada dasarnya mencakup dua pokok bahasan, yaitu: pertama, membahas sifat pengetahuan ilmiah, dan kedua, menelaah cara-cara mengusahakan pengetahuan ilmiah”. Berdasarkan pendapat tersebut dapat disimpulkan, pertama, filsafat ilmu berbicara tentang sifat pengetahuan ilmiah. Ini terkait dengan epistemologi atau filsafat pengetahuan. Pokok bahasan ini berfokus pada dua aspek pengetahuan ilmiah yaitu syarat-syarat dan karakteristiknya. Kedua, filsafat ilmu melihat bagaimana pengetahuan diusahakan. Pokok bahasan ini berfokus pada metode, logika, dan proses yang digunakan untuk memperoleh pengetahuan ilmiah. Secara keseluruhan, bidang filsafat ilmu memberikan pemahaman yang lebih luas tentang bagaimana unsur-unsur filosofis terlibat dalam pembentukan pengetahuan ilmiah.
Menurut The Liang Gie (2000:65), lingkup filsafat ilmu para filsuf adalah sebagai berikut:

Baca Juga:Urgensi Assesmen Diagnostik dalam PembelajaranTantangan Biaya Pendidikan di Sabah: Sumbangan Pemerintah yang Besar, Namun Kesadaran Masyarakat Masih Rendah

Peter Angeles
Menurut Peter Angeles, filsafat ilmu pengetahuan memiliki empat bidang konsentrasi utama. Pertama, melibatkan pemeriksaan menyeluruh terhadap berbagai konsep, asumsi, dan metode ilmu pengetahuan. Kedua, filsafat ilmu pengetahuan berfokus pada evaluasi dan validitasi mendalam terhadap pengetahuan. Terakhir, filsafat ilmu juga mengkaji dampak pengetahuan ilmiah terhadap pemahaman manusia tentang realitas, entitas teoretis, sumber dan validitas pengetahuan, serta sifat dasar kemanusiaan. Dengan demikian, keempat bidang konsentrasi ini mencerminkan keragaman dan kompleksitas peran filsafat ilmu dalam menjelaskan dan mengeksplorasi makna dalam berbagai aspek pengetahuan ilmiah.

0 Komentar