Sejarah Sebagai Seni: Ciri-ciri dan Contohnya yang Mudah Diingat

Sejarah Sebagai Seni. (Sumber Ilustrasi: USC Dornsife)
Sejarah Sebagai Seni. (Sumber Ilustrasi: USC Dornsife)
0 Komentar

PASUNDAN EKSPRES – Apa yang dimaksud sejarah sebagai seni? Kalau dilihat dari tatanan kalimatnya sih para sejarawan berusaha menjelaskan lagi peristiwa-peristiwa sejarah lewat berbagai cara, salah satunya lewat seni.

Sejarah Sebagai Seni

Kenapa sejarah sebagai seni?

Karena seni bisa bikin kita langsung merasain peristiwa yang diceritain.

Misalnya, baca buku yang detil banget gambarnya peristiwa sama perasaannya.

Pasti bisa bikin kita emosi kan?

Nah, tujuan kita ngebahas sejarah sebagai seni itu.

Jadi, seni bisa jadi medium buat sejarawan buat ngerekonstruksi peristiwa sejarah supaya emosi yang diungkapin bisa kita tangkep dengan baik.

Ciri-cirinya

Melansir dari Zenius.net, kalau sejarawan ingin menggunakan seni sebagai medium, mereka tidak bisa hanya bergantung dengan ilmu yang mereka punya.

Baca Juga:Siap-siap, Simak 6 Tips Nonton Konser Coldplay: Jangan Rusuh!Kenapa Sejarah Memiliki Hubungan yang Erat dengan Kehidupan Manusia? Berikut Penjelasannya

Mereka juga harus memperhatikan beberapa hal, seperti intuisi, imajinasi, emosi, dan gaya bahasa.

Gimana maksudnya?

Yuk, kita bahas!

1. Imajinasi

Gimana bisa ceritain sejarah pake imajinasi?

Nah, perlu kalian ketahui bawha imajinasi di sini bukan berarti fiksi atau hal yang nggak nyata.

Sejarawan pakai imajinasi mereka untuk membuat bayangin peristiwa di masa lalu.

Nah, waktu penelitian, sejarawan menggunakan ilmunya untuk memahami informasi yang mereka dapet.

Tapi kadang sejarawan merasa kesulitan, jadi mereka butuh intuisi buat pahamin informasinya.

Nah, jadi sejarawan udah kayak seniman gitu, ‘kan?

3. Emosi

Apa kalian pernah baca buku “Bumi Manusia” karya Pramoedya Ananta Toer?

Atau nonton serial yang lagi ramai kayak “Laskar Pelangi”?

Buku dan film sejarah kayak gitu biasanya dibuat pake emosi buat nyamain emosi penulis sama objek yang diteliti.

Tujuannya, biar pembaca bisa ngalamin peristiwa yang diceritain.

Baca Juga:Kepoin Makna Lagu A Sky Full of Stars Coldplay yang Romantis Banget, Siap Buat Ngonser!Sekarang Bisa Scan QRIS di Malaysia, Catat Alat Pembayarannya di Sini!

4. Gaya Bahasa

Terakhir, sejarawan harus nulis peristiwa sejarah pake gaya bahasa yang nggak ribet, nggak ngebosenin, enak dibaca, dan bisa dimengerti.

Kan bingung kalo baca novel sejarah yang bahasanya susah banget?

0 Komentar