Sistem Tempel Peredaran Sabu di Lapas Terungkap

Sistem Tempel Peredaran Sabu di Lapas Terungkap
TERUNGKAP: Petugas Lapas Subang mengungkap peredaran sabu-sabu yang dimasukan dalam bungkus kopi sachet di gerobak sampah. YUGO EROSPRI/PASUNDAN EKSPRES
0 Komentar

“Yang mengambil bungkus sachet kopi tersebut adalah Dedi dan Hamzah yang bertugas sehari-harinya menjadi petugas pembuang sampah di Lapas Subang. Kemudian dikembangkan Polres Subang, akhirnya 2 orang lagi terlibat,” paparnya.

Temuan tersebut, Kadiyono menjelaskan, merupakan bagian dari komitmen pihaknya, dimana penjagaan pintu utama yang diperketat pengawasannya, sehingga terungkap masuknya peredaran narkoba ke Lapas Subang. “Ini merupakan komitemen kami. Memperketat pengawasan di pintu utama, bagi siapa yang masuk dan keluar Lapas Subang ini,” jelasnya.

Kasi Bina Didik Lapas Subang, Maaruf mengatakan, para napi mengelabui para petugas ketika peredaran narkoba dengan sistem tempel dilakukan. Bandar awalnya berjanjian dengan napi yang ada di dalam yang kesehariannya membuang sampah Lapas Subang. Setelah bandar menyimpan narkoba di bungkus kopi sachet, napi yang membuang sampah mengangkut bungkus kopi tersebut dan membawanya masuk ke Lapas Subang. Napi sempat ketakutan karena dipantau terus petugas di pintu utama. Napi membuang bungkus kopi sachet yang berisi paket sabu-sabu di gerobak sampah ke areal taman Lapas Subang. Para petugas yang berjaga mencurigainya dan akhirnya memeriksa dan mengungkap hal tersebut. “Napi tersebut mengelebui petugas, memasukan narkoba ke bungkus kopi dalam gerobak sampah,” tandasnya.(ygo/vry)

INFOGRAFIS

Kronologis Pengungkapan Peredaran Sabu di Lapas Subang

Baca Juga:Alih Fungsi Lahan Ancam Sektor PertanianDesa Wantilan Launching Desa Sadar BPJS Ketenagakerjaan

– Dua napi, Dedi dan Hamzah menjadi petugas pembuang sampah dengan gerobak sampah.
– Bandar narkoba atau kurir menghubungi Dedi dan Hamzah untuk mengambil paket narkoba
– Empat paket sabu dibungkus sachet kopi yang sudah diletakan di tempat pembuangan sampah
– Dedi dan Hamzah mengangkut 1 bungkus kopi sachet ke dalam lapas
– Keduanya dicurigai petugas pintu utama
– Karena ketakutan Dua napi tersebut membuang bungkus kopi ke areal taman Lapas Subang
– Petugas yang curiga dan mengamati, mengambil bungkus sachet kopi dan memeriksa napi hingga ditemukan paket sabu-sabu
– Kalapas Subang langsung berkordinasi Polres Subang
– Kepolisian memerika dua orang napi
– Dari pengembangan, kepolisian mengamankan empat orang, diantaranya Tiga orang napi dan satu tahanan
– Polres subang edang memburu bandar atau kurir yang menyimpan sabu dibungkus kopi sachet ke tempat pembuangan sampah

0 Komentar