Transformasi Digital dan Perubahan Pola Pikir di Dunia Pendidikan

Transformasi Digital dan Perubahan Pola Pikir di Dunia Pendidikan
0 Komentar

Dengan terdigitalisasinya dunia pendidikan di Indonesia, memberikan dampak positif terhadap lembaga pendidikan. Adanya transformasi digital ini mendorong para pelaku dunia pendidikan untuk meningkatkan kemampuan penguasaan teknologi. Salah satu upayanya bisa berupa penyediaan sarana dan prasarana sistem pendidikan yang berbasis teknologi informasi. Peningkatan sumber daya manusia dalam hal teknologi digital bagi tenaga pendidik juga perlu ditingkatkan untuk dapat menggunakan teknologi informasi yang tersedia. Tanpa adanya peningkatan berkelanjutan dalam kemampuan literasi digital, maka lembaga pendidikan tertinggal dari kompetito dan efek dampaknya lebih jauhnya dapat mengakibatkan terjadi penurunan kualitas pendidikan.

Digitalisasi dunia pendidikan merubah cara lama pembelajaran menjadi hal baru, yaitu memanfaatkan teknologi dan aplikasi pembelajaran. Pendidik harus siap dalam proses digitalisasi di dunia pendidikan ini. Fenomena transformasi digital menjadikan pendidik tidak hanya wajib memiliki kompetensi pedagogi, profesional, sosial, kepribadian, tetapi juga ditambah kompetensi literasi digital. Dengan kemudahan akses internet dan penguasaan teknologi, pendidik didorong untuk mampu lebih kreatif dan inovatif dalam merancang kegiatan pembelajaran, agar pembelajaran dapat berlangsung lebih menyenangkan dan bermakna.

Keberhasilan transformasi digital dalam dunia pendidikan Indonesia sangat bergantung pada kesiapan dari setiap aspek, baik lembaga maupun sumber daya manusianya. Khususnya dalam aspek infrastruktur pendidikan. Penyediaan sarana pendukung di sekolah seperti laboratorium komputer, kepemilikan smartphone dan ketersediaan jaringan internet adalah kebutuhan wajib dalam penerapan transformasi digital.

Baca Juga:129 CCTV Dukung Penerapan 50 Titik ATCS Oleh DishubSudah Coba Sensasi Berkuda Di Atas Awan Di The Ranch Subang?

Diperlukan jaringan internet yang stabil supaya kegiatan belajar mengajar bisa lancar dan tentunya dibutuhkan paket internet yang besar, karena akses internet akan dipergunakan oleh banyak orang. Selain itu, pada pembelajaran digital, pendidik akan membutuhkan media ajar tambahan yaitu proyektor. Pendek kata , dalam transformasi digital harus disiapkan sumberdaya manusia dengan pola pikirnya dan infrastruktur pendukungnya.

Dengan teknologi ini, para pendidik bisa lebih banyak memberikan ilustrasi berupa gambar dan video kepada siswa secara langsung di ruang kelas. Sementara itu, untuk meningkatkan sumber daya manusia, perlu diadakan pelatihan kepada pendidik agar semakin familiar dalam memanfaatkan teknologi. Dengan terpenuhinya aspek-aspek penunjang transformasi digital dalam pendidikan, diharapkan dunia pendidikan Indonesia akan menjadi semakin baik dan dapat menciptakan generasi penerus yang mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman.

Laman:

1 2 3
0 Komentar