PASUNDANEKSPRES.CO – Melalui akun instagramnya, Bro Ron bantah dituding pukul duluan dan rasis terhadap 2 pelaku pemukulan.
Peristiwa pemukulan Wakil Ketua Umum PSI Ronald Aristone Sinaga atau yang akbrab di sapa Bro Ron terjadi pada Senin 4 Mei 2026 sekitar pukul 18.22 WIB lalu.
Pemukulan tersebut menyebabkan wajah bagian bawah Bro Ron robek dan berdarah sehingga harus mendapatkan penanganan medis.
Baca Juga:Dirut KAI Dukung Penuh Penyidikan Polisi atas Kecelakaan KA Bromo Anggrek dan KRLBro Ron Lapor Polisi usai Jadi Korban Pemukulan, LP di Polsek Menteng
Waketum PSI Bro Ron juga tidak tinggal diam, pemukulam yang terjadi di kantor firma hukum Michael Putra and Partners (MPP), Menteng, Jakarta Pusat ini langsung dilaporkan ke pihak Polsek Metro Menteng untuk diproses lebih lanjut.
Akan tetapi, pihak pelaku juga langsung melakukan perlawanan balik dengan melaporkan Bro Ron ke pihak kepolisian.
Dalam unggahan video yang beredar, salah satu pelaku menyampaikan jika pemukulan buntut dari caci maki rasis serta pemukulan yang dilakukan oleh Bro Ron tersebih dahulu.
Salah satu pelaku pemukul Bro Ron bernama Rijal di akun X @Heraloebss, Rijal menyampaikan bahwa diri datang ke firma Michael Putra and Partners (MPP) diajak temannya.
Bahkan Rijal mengakui dirinya tidak tahu duduk permasalahan yang terjadi, namun saat Bro Ron datang langsung melemparkan caci maki rasis hingga memukul bagian ulu hatinya.
Akan tetapi dari video pemukulan yang beredar, Rijal sendiri melakukan pemukulan terhadap Bro Ron setelah rekannya melayangkan pukulan terlebih dahulu.
Setelah Bro Ron mendapatkan pukulan dan dipisahkan oleh pihak lain yang berada di lokasi, Rijal terlihat maju dan ikut melakukan pemukulan.
Baca Juga:Neymar Tampar dan Tendang Robinho Jr, Anak Legenda Man City dan Real Madrid Saat Latihan di SantosPenampakan Wajah Bro Ron Usai Dipukuli 2 Preman, Darah Mengucur di Pelipis Mata
Menggapi tudingan ini, Bro Ron membagikan rekaman CCTV yang sebelumnya di unggah oleh akun Instagram @husen_bafaddal.
Dalam postingan tersebut Bro Ron menulikan narasi bahwa narasi yang dibangun oleh pihak yang memukulnya tidaklah sesuai dengan video CCTV tersebut.
“Silahkan simak bersama, karena narasi yg dicoba dibangun malah tidak sesuai dengan video yang mereka naikkan,” tulis Bro Ron.
“Saya di dorong, saya dorong balik. Kalau dorongan saya dianggap pemukulan, monggo kita klarifikasi di persidangan. Saya siap kok,” tambahnya.
