PASUNDANEKSPRES.CO – Terungkap penampakan wajah Bro Ron usai dipukuli 2 preman di kawasan Menteng, Jakarta Pusat.
Wakil Ketua Umum PSI, Ronald Aristone Sinaga atau yang akrab disapa Bro Ron menjadi korban pemukulan oleh dua orang tak dikenal di sebuah kantor advokat, Menteng, Jakarta Pusat pada Senin, 4 Mei 2026.
Akibatnya, wajah Bro Ron mengalami luka di dekat area mata.
Penampakan luka di wajah Waketum PSI itu diungkap oleh Wakil Ketua Komisi III DPR RI, Ahmad Sahroni di Instagram resminya @ahmadsahroni88.
Bahkan, detik-detik pemukulan Ronald Sinaga juga dibagikan Ahmad Sahroni.
Baca Juga:Rumah Kos di Jakbar Jadi Lab Vape Narkoba, Seorang Pria DitangkapBREAKING NEWS Pangandaran Diguncang Gempa Bumi 4 Magnitudo, Ini Suasana Terkini di Pantai Timur
“Saya minta tolong perhatian @kapoldametrojaya @divisihumaspolri @polsekmetromenteng_official. Premanisme begini ga bisa dibiarkan,” kata Ahmad Sahroni, dikutip Selasa, 5 Mei 2026.
Dalam video yang dibagikan, seorang pria yang mengenakan pakaian serba hitam tiba-tiba memukul wajah Bro Ron.
Saat itu, situasi di sekitar lokasi kejadian cukup ramai. Setelah pemukulan terjadi, orang-orang sekitar pun tampak melerai.
Ahmad Sahroni mengungkapkan usai pemukulan yang dialami oleh Bro Ron, area wajah sebelah kanan Waketum PSI itu mengalami luka. Darah terlihat mengucur tepat di pelipis mata.
Kronologi Pemukulan Bro Ron di Menteng
Ronald Sinaga menjelaskan kronologi dirinya dipukul.
Pada saat peristiwa terjadi, drinya tengah berada di lokasi untuk mendampingi beberapa orang guna menagih janji oknum advokat atas sebuah perkara.
“Senin sore sekitar pukul 16:00 saya menemani karyawan PT. SKS atas permintaan mereka (kebetulan mantan klien di firma hukum saya sebelumnya, Sabat Law Firm) untuk beraudiensi ke kantor firma hukum Michael, Putra & Partners,” kata Bro Ron , Selasa, 5 Mei 2026.
“Kenapa ajak saya? Karena pimpinan kantor hukum Michael Putra & Partners (MPP) ini adalah mantan partner saya tahun lalu dan saya diminta bantu mediasi,” tambahnya.
Baca Juga:Jadwal BRI Super League Hari Ini, Senin 4 Mei 2026: Persija Incar Kemenangan, Persib Coba Jaga Asa!Suspend Mayor SPPG Dipastikan Tak Terima Insentif
Ia mengaku dihampiri 3 orang tak dikenal dan mengaku sebagai petugas keamanan kantor.
Oknum tersebut memintanya untuk keluar dari kantor, hingga sempat terjadi perdebatan.
“Sewaktu karyawan PT. SKS melakukan aksi di depan kantor MPP, datanglah 3 orang yang tidak dikenal sekitar pukul 18:00. Mereka bilang sebagai pengamanan kantor dan meminta untuk semua keluar dari gedung. Kalau mau aksi, di luar gedung saja,” ujarnya.
