PASUNDANEKSPRES.CO-Timnas Prancis memastikan satu tempat di babak semifinal Piala Dunia 2026 setelah menumbangkan Maroko dengan skor meyakinkan 2-0 dalam laga perempat final yang berlangsung di Gillette Stadium, Boston pada Jumat, 10 Juli 2026 dini hari WIB.
Duel yang mempertemukan dua tim dengan sejarah pertemuan menarik sejak semifinal Piala Dunia 2022 itu sempat berlangsung sengit pada awal pertandingan.
Maroko berusaha mengimbangi permainan Les Bleus, namun kualitas individu para pemain Prancis akhirnya menjadi pembeda.
Sejak peluit awal dibunyikan, Prancis langsung mengambil inisiatif menyerang.
Baca Juga:Jadwal Pertandingan 8 Besar Piala Dunia 2026, Prancis vs Maroko Kapan?Singgung Tiga Gelar Bersejarah! Cristiano Ronaldo: Sebelum Saya Datang, Portugal Belum Pernah Juara
Baru empat menit pertandingan berjalan, Kylian Mbappe hampir membuka keunggulan melalui tendangan keras yang masih melenceng tipis di sisi kiri gawang.
Dominasi tim asuhan Didier Deschamps terus berlanjut sepanjang babak pertama. Maroko bahkan kesulitan menciptakan peluang berbahaya hingga memasuki masa tambahan waktu.
Kesempatan emas datang bagi Prancis pada menit ke-25 ketika Mbappe dijatuhkan di area terlarang.
Wasit sempat meninjau insiden tersebut melalui VAR selama beberapa menit sebelum akhirnya menunjuk titik putih.
Namun kesempatan itu gagal dimanfaatkan dengan baik. Eksekusi penalti Mbappe mampu dibaca dengan sempurna oleh penjaga gawang Maroko, Yassine Bounou, yang sukses menggagalkan peluang emas tersebut.
Meski terus menguasai jalannya pertandingan, Prancis belum mampu memecah kebuntuan hingga turun minum.
Skor imbang tanpa gol bertahan sampai akhir babak pertama di hadapan lebih dari 64 ribu penonton.
Baca Juga:Dokter Tifa Hadiri Sidang Lanjutan Kasus Dugaan Ijazah Palsu Jokowi, Bawa 37 Nota PerlawananKafe de'Clan Cipete Diduga Punya Jampidsus Febrie Adriansyah? Begini Jawaban Polisi
Maroko sendiri datang ke turnamen ini dengan status sebagai salah satu kekuatan baru sepak bola dunia.
Investasi besar yang dilakukan pemerintah dalam pengembangan sepak bola nasional selama lebih dari satu dekade mulai membuahkan hasil.
Fasilitas latihan modern hingga akademi sepak bola berstandar internasional berhasil melahirkan generasi pemain berkualitas.
Salah satu contohnya adalah gelandang muda Ayyoub Bouaddi, yang memilih memperkuat Maroko meski lahir dan dibesarkan di Prancis.
Meski demikian, pengalaman dan kualitas Prancis akhirnya berbicara pada babak kedua.
Kebuntuan akhirnya pecah pada menit ke-60. Mbappe melepaskan penyelesaian klinis yang gagal dihentikan Bounou sekaligus membawa Les Bleus unggul 1-0.
Gol tersebut menjadi torehan kedelapan Mbappe di Piala Dunia 2026, sekaligus memperpanjang koleksi golnya di fase gugur menjadi 12 serta mencatatkan gol ke-20 sepanjang kariernya di ajang Piala Dunia.
