PASUNDANEKSPRES.CO-Tim Kortas Tipidkor Polri dan Polda Metro Jaya kembali membongkar temuan baru menyusul kasus dugaan korupsi batu bara. Terbaru sebuah ruko di Cipete, Jakarta Selatan (Jaksel) digeledah.
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto membenarkan adanya pergerakan baru yang dilakukan kepolisian dalam kasus tersebut pada Kamis malam, 9 Juli 2026 sekira pukul 23.20 WIB.
Ruko yang terletak di Jalan Asem II, Cipete Selatan, Jaksel tersebut jadi sasaran baru atau titik ke-13 berkat hasil pengembangan penyidik dalam kasus dugaan korupsi batu bara.
Baca Juga:Jadwal Pertandingan 8 Besar Piala Dunia 2026, Prancis vs Maroko Kapan?Singgung Tiga Gelar Bersejarah! Cristiano Ronaldo: Sebelum Saya Datang, Portugal Belum Pernah Juara
“Iya benar (terjadi penggeledahan ruko di Cipete),” ujar Budi kepada awa media pada Jumat, 10 Juli 2026.
“Dapat kami sampaikan penggeledahan di titik ke-13 ini merupakan rangkaian dari kegiatan penyidikan yang sebelumnya,” tambah Budi.
Sama seperti penggeledahan di Cafe de’Clan Signature pada Rabu, 8 Juli 2026, penggeledahan dilakukan Polda Metro Jaya bersama tim Kortas Tipidkor Polri.
Khususnya tim Kortas saat terjun ke lapangan dibekali atribut lengkap. Anggota tersebut kompak mengenakan kemeja dan rompi bertuliskan “Kortas Polri”.
Tak kalah menarik, Polri juga mengerahkan tim Inafis yang tiba di lokasi penggeledahan dengan mobil dinas berwarna oranye itu.
Tidak Ada BrankasBudi menjelaskan tidak ada brankas di dalam ruko tersebut.
Namun proses penggeledahan kali ini cukup dramatis lantaran polisi harus menggunakan alat mesin potong gerinda.
Baca Juga:Dokter Tifa Hadiri Sidang Lanjutan Kasus Dugaan Ijazah Palsu Jokowi, Bawa 37 Nota PerlawananKafe de'Clan Cipete Diduga Punya Jampidsus Febrie Adriansyah? Begini Jawaban Polisi
Kata dia, terjadi kendala akses untuk menuju lantai 3 ruko tersebut karena terdapat pembatas yang harus diputus.
“Yang pertama jelas memutus rantai, yang kedua membuka pintu. Kita lihat saksama, ruko itu ada tiga lantai. (Mesin potong) untuk membuka pintu akses ke lantai tiga,” bebernya.
Apa Saja Barang Bukti yang Diamankan?
Setelah berhasil merangsek, polisi berhasil menemukan sejumlah barang bukti yang telah diamankan.
Barbuk tersebut di antaranya terdapat dokumen, perangkat komputer dan barang lain yang menurutnya diduga amat berkaitan dengan kasus ini.
Namun lagi-lagi Budi menyampaikan untuk saat ini penyidik belum dapat merinci terkait temuan baru dari lokasi terbaru dalam kasus dugaan korupsi batu bara.
