“Saat anakku diterima di universitas di Jogja, kami hanya bisa terdiam karena membayangkan rumah tanpa dirinya. Dia anak satu-satunya. Yang paling kehilangan justru bapaknya, setiap hari menangis. Aku bahkan tidak menyangka karena selama ini kupikir dia sosok yang sangat kuat. Kini setiap selesai salat aku selalu menitipkan rindu untuknya.”
Komentar lainnya mengingatkan pentingnya memilih pasangan yang kelak mampu menjadi ayah penuh kasih bagi anak-anak.
“Semoga kita semua dipertemukan dengan laki-laki yang nantinya menjadi ayah yang sehat secara emosional, penuh kasih sayang, dan mampu mencintai anak-anaknya dengan tulus.”
Momen Sederhana yang Menggugah Banyak Hati
Baca Juga:Profil dan Bisnis Tan Kian Pemilik Pacific Place Terseret Kasus Korupsi Eks Jampidsus Febrie AdriansyahPramono Izinkan ASN DKI Antar Anak Sekolah Sampai Jam 12.00 WIB Selama 3 Hari
Meski hanya berlangsung beberapa menit, video tersebut berhasil menyentuh hati banyak orang.
Bukan karena tangisannya semata, tetapi karena memperlihatkan sisi lembut seorang ayah yang selama ini sering dianggap selalu kuat.
Bagi sebagian orangtua, mengantar anak di hari pertama sekolah bukan sekadar rutinitas tahunan.
Momen itu menjadi tanda bahwa buah hati mulai belajar mandiri, mengenal dunia yang lebih luas, sekaligus menjadi awal perjalanan panjang dalam kehidupannya.
MUAMMAR QADDAFI
