Peran Penelitian Klinis Dalam Pembelajaran Matematika

opini
opini
0 Komentar

Oleh: Asep Simbolon, S.Pd., Gr.

 (Mahasiswa Magister Pendidikan Matematika, Universitas Pendidikan Matematika)

Pendahuluan

Matematika adalah mata pelajaran yang membutuhkan pemikiran logis, sistematis, terstruktur, kreatif dan kritis. Siswa sering kali mengalami kesulitan dalam memahami konsep-konsep matematika yang abstrak dan menerapkannya dalam situasi nyata. Pembelajaran matematika seringkali dianggap sebagai salah satu bidang pelajaran yang paling dihindari bagi banyak siswa. Oleh karena itu, pendekatan pengajaran yang inovatif sangat diperlukan untuk meningkatkan efektivitas pembelajaran matematika. Peran guru sebagai peneliti juga menjadi bagian yang tidak bisa dipisahkan agar dapat memecahkan masalah-masalah atau kesulitan-kesulitan yang sedang dihadapi oleh siswa. Untuk dapat mengungkap masalah-masalah yang dihadapi oleh siswa, salah satu metode penelitian yang dapat diterapkan adalah penelitian klinis.Penelitian klinis dalam pembelajaran matematika merupakan pendekatan penelitian yang mendalam untuk memahami proses pembelajaran dan pengajaran matematika di lingkungan pendidikan. Penelitian ini dapat melibatkan studi tentang bagaimana siswa memahami konsep matematika, strategi pengajaran yang efektif, hambatan dalam pembelajaran matematika, dan pengembangan kurikulum matematika yang sesuai. Beberapa tujuan penelitian klinis adalah

1. Memahami proses pembelajaran,

2. Evaluasi metode pengajaran,

3. Identifikasi hambatan belajar,

4. Mendorong kemampuan berpikir kritis dan pemecahan masalah,

5. Beradaptasi sesuai kebutuhan individu,

6. Peningkatan hasil belajar,

7. Inovasi dalam pembelajaran matematika,

8. Pengembangan kurikulum,

Salah satu keunggulan utama penelitian klinis adalah metode yang mampu menyoroti dinamika yang kompleks dalam mengamati dan menganalisis proses berpikir, strategi pemecahan masalah, dan kesalahan-kesalahan yang dialami oleh siswa dengan melakukan wawancara klinis, peneliti dapat memperoleh permasalahan yang sedang dialami oleh siswa dan guru yang dapat digunakan untuk mengembangkan strategi pengajaran yang lebih efektif dan pengambilan suatu kebijakan yang berdampak pada proses pembelajaran yang lebih baik dan hasil belajar yang optimal.

Metode

Penelitian klinis pada umumnya menggunakan penelitian kualitatif dengan menggunakan analisis tematik dari wawancara dan observasi. Salah satu desain penelitian yang dapat dilakukan pada penelitian klinis adalah studi kasus. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan tes tertulis, wawancara klinis, serta obervasi kelas dan studi dokumen. Langkah-langkah dalam melakukan penelitian klinis adalah 1) mengidentifikasi masalah penelitian, 2) melakukan tinjauan literatur, 3) menentukan metode dan desain penelitian, 4) memilih sampel, 5) mengumpulkan data, 6) melakukan analisis data, 7) penarikan kesimpulan, 8) penyusunan laporan penelitian dan diseminasi.

0 Komentar