Dadan Handayani juga dianugerahkan gelar Warga Kehormatan dari Kabupaten Halmahera Barat serta Pondok Pesantren Sunan Drajat, Lamongan, sebagai bentuk penghormatan atas dampak nyata yang ia berikan bagi kemajuan daerah dan sosial.
Semasa kuliah, Dadan juga aktif di berbagai organisasi, seperti Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (ICMI) dan berbagai komunitas golf.
Saat ini tercatat lebih dari 20 publikasi ilmiah telah dihasilkan, salah satu karyanya di jurnal Ecology (1996) yang menjadi referensi mendasar pengembangan Sekolah Lapang Pengendalian Hama Terpadu (SLPHT) yang diterapkan di berbagai negara di Asia dan Afrika.
Dadan Handayani juga menajdi bagian dari Top 100 Alumni IPB.
Riwayat Karier Dadan Handayani Eks Kepala BGN
Baca Juga:Prestasi dan Riwayat Karier Nanik S Deyang Kepala BGN Pengganti Dadan HindayanaFase Pemulangan Jemaah Haji Indonesia Gelombang Pertama Berlangsung
Sebelum berkarier di pemerintahan sebagai Kepala BGN, Dadan mengawalinya sebagai pendidik atau dosen pada tahun 1992 di Departemen Proteksi Tanaman IPB.
Ia mengampu berbagai kuliah penting seperti ekologi serangga dan pengendalian hama terpadu.
Sejumlah jabatan strategis di lingkungan IPB pernah diembannya, termasuk Direktur Pengembangan Institusi dan Usaha Penunjang IPB pada tahun 2003-2008.
Pada periode 2001-2002, ia pernah bertugas sebagai Sekretaris Kantor Persiapan Implementasi Otonomi IPB.
Di tahun 2007-2008, Dadan menjadi Direktur Ad-interim Direktorat Kerja Sama IPB.
Selain itu, ia juga pernah menjabat sebagai Ketua Sekolah Tinggi Pertanian Kewirausahaan (STPK) Banau di Halmahera Barat, Maluku Utara tahun 2014-2022 dan Konsultan lintas Kementerian.
Dadan Handayani dipercaya memimpin BGN oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan dilantik pada 19 Agustus 2024.
Baca Juga:Jadwal Lengkap Piala Dunia 2026 dalam WIB: Ramah Penonton, Banyak Laga Seru Main Jam 4 Sampai 8 PagiPerkuat Kepedulian Sosial, Mendagri Serahkan Hewan Kurban Kemendagri dan BNPP
Tugasnya mengawal pemenuhan gizi nasional, termasuk pelaksanaan program Makanan Bergizi Gratis (BGN) yang menjadi salah satu program prioritas pemerintahan Presiden prabowo Subianto.
R.
