Apakah 1 Muharram 1448 H Libur Nasional? Cek Kalender dan Aturan SKB 3 Menteri Berikut

Apakah 1 Muharram 1448 H Libur Nasional? Cek Kalender dan Aturan SKB 3 Menteri Berikut.
Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 H ditandai sebagai hari libur nasional sesuai SKB 3 Menteri.
0 Komentar

Artinya: “Ya Allah, segala amal yang telah aku lakukan pada tahun ini yang Engkau larang, namun aku belum bertobat darinya, sedangkan Engkau tetap bersabar kepadaku dengan kemurahan-Mu padahal Engkau mampu menghukumku, dan Engkau tetap mengajakku untuk bertobat setelah keberanianku berbuat maksiat kepada-Mu, maka sesungguhnya aku memohon ampun kepada-Mu, ampunilah aku. Dan segala amal yang telah aku lakukan pada tahun ini yang Engkau ridhai dan Engkau janjikan pahala atasnya, maka aku memohon kepada-Mu agar Engkau menerimanya dariku dan janganlah Engkau putuskan harapanku kepada-Mu, wahai Zat Yang Maha Mulia.”

Doa awal tahun

اَللّٰهُمَّ أَنْتَ الأَبَدِيُّ القَدِيمُ الأَوَّلُ وَعَلَى فَضْلِكَ العَظِيْمِ وَكَرِيْمِ جُوْدِكَ المُعَوَّلُ، وَهٰذَا عَامٌ جَدِيْدٌ قَدْ أَقْبَلَ، أَسْأَلُكَ العِصْمَةَ فِيْهِ مِنَ الشَّيْطَانِ وَأَوْلِيَائِهِ، وَالعَوْنَ عَلَى هٰذِهِ النَّفْسِ الأَمَّارَةِ بِالسُّوْءِ، وَالاِشْتِغَالَ بِمَا يُقَرِّبُنِيْ إِلَيْكَ زُلْفَى يَا ذَا الجَلَالِ وَالإِكْرَامِ

Allahumma antal abadiyyul qadiimul awwalu wa ‘alaa fadhlikal ‘azhiimi wa kariimi juudikal mu’awwal, wa haadzaa ‘aamun jadiidun qad aqbal, as-alukal ‘ishmata fiihi minasy syaithaani wa auliyaa-ihi, wal ‘auna ‘alaa haadzihin nafsil ammaarati bis suu-i, wal isytighaala bimaa yuqarribunii ilaika zulfaa yaa dzal jalaali wal ikraam.

Artinya: “Ya Allah, Engkaulah Tuhan Yang Maha Kekal, Maha Dahulu, dan Maha Awal. Hanya kepada keutamaan-Mu yang agung dan kemurahan-Mu yang mulia tempat kami berharap. Tahun baru ini telah datang, maka aku memohon kepada-Mu perlindungan di dalamnya dari godaan setan dan para pengikutnya. Aku juga memohon pertolongan untuk mengendalikan hawa nafsu yang selalu mengajak kepada keburukan, serta memohon kesibukan dalam hal-hal yang dapat mendekatkanku kepada-Mu, wahai Zat Yang Maha Agung dan Maha Mulia.”

2. Memperbanyak Dzikir

Baca Juga:Kelebihan Teknologi BYD DM dengan EV dan HybridAncaman Kanker Kolorektal, Indonesia Butuh Strategi Nasional

Selanjutnya adalah dengan memperbanyak dzikir serta membaca Al Quran, cara tersebut menjadi sarana muhasabah atau intropeksi diri atas kesalahan yang pernh dilakukan selama satu tahun.

Berdzikir juga menjadi cara mustajab agar seseorang lebih istiqomah dalam melaksanakan ibadah.

3. Melaksanakan Salat Sunnah

Kemudian meningkatkan ibadah dengan salah sunnah juga menjadi cara yang tepat untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT dan memohon ampunan atas dosa-dosa di masa lalu.

Cara ini juga dapat dilakukan setiap Muslim agar diberi kemudahan dan keberkahan dalam menjalani tahun yang baru.

R.

Laman:

1 2
0 Komentar