PASUNDANEKSPRES.CO – Saham PT Bank Mandiri (Persero) Tbk dengan kode emiten BMRI membuka perdagangan Senin (24/8/2026) dengan pergerakan yang menjadi perhatian investor. Di tengah ramainya seruan #BoikotBankMandiri di media sosial, saham bank pelat merah tersebut tercatat mengalami koreksi pada awal perdagangan.
Berdasarkan pantauan sekitar pukul 09.20 WIB, saham BMRI berada di level Rp4.190 per saham. Posisi tersebut turun Rp30 atau 0,71 persen dibandingkan harga penutupan perdagangan sebelumnya di level Rp4.220.
Pergerakan tersebut terjadi setelah BMRI pada perdagangan Jumat (21/8/2026) justru ditutup menguat 1,69 persen di level Rp4.220.
Baca Juga:Viral! Warganet Serukan Boikot Bank Mandiri Usai Polemik Pembekuan Rekening AktivisHarga Emas Hari Ini Bikin Kaget! Harga 1 Gram Nyaris Tembus Rp2,7 Juta, Ini Rinciannya
Pada perdagangan Jumat, saham BMRI dibuka di level Rp4.170. Saham kemudian bergerak hingga menyentuh level tertinggi Rp4.240 dan terendah Rp4.170.
BMRI Merah, Media Sosial Memanas
Koreksi BMRI pada awal perdagangan Senin terjadi bersamaan dengan meningkatnya perbincangan mengenai Bank Mandiri di media sosial.
Tagar #BoikotBankMandiri ramai digunakan sejumlah warganet setelah mencuat polemik pemblokiran rekening milik Supriyono alias Botok, Koordinator Aliansi Masyarakat Pati Bersatu (AMPB).
Polemik tersebut kemudian berkembang menjadi seruan boikot. Sejumlah pengguna media sosial bahkan mengaku mempertimbangkan untuk memindahkan dana mereka dari Bank Mandiri ke bank lain.
Situasi itu membuat pergerakan saham BMRI ikut mendapat sorotan. Namun, satu hal penting perlu digarisbawahi: belum ada bukti bahwa penurunan saham BMRI disebabkan langsung oleh aksi boikot.
Polemik Rekening Rp80,9 Juta
Perhatian publik bermula dari pemblokiran rekening Supriyono yang disebut menyimpan dana sekitar Rp80,9 juta.
Menurut Supriyono, dana tersebut merupakan gabungan uang pribadi dan donasi masyarakat yang berkaitan dengan kegiatan AMPB.
Baca Juga:Viral di Media Sosial, Lagu Lalaki Langit Lalanang Bejat Picu Perdebatan soal Makna LirikDaftar Harga BBM Terbaru per 22 Juni 2026, Dipicu Lonjakan Harga Minyak Global
Pemblokiran rekening kemudian menuai kritik dan memicu perdebatan di media sosial. Bank Mandiri selanjutnya memberikan klarifikasi bahwa tindakan pemblokiran dilakukan atas permintaan aparat penegak hukum dan sesuai prosedur yang berlaku.
Klarifikasi tersebut tidak serta-merta meredam perbincangan. Sebaliknya, sejumlah warganet terus menyuarakan kritik dan menyerukan boikot terhadap Bank Mandiri.
Turun karena Boikot? Jangan Terburu-buru Menyimpulkan
Meski waktunya berdekatan, korelasi antara seruan boikot dan penurunan saham BMRI tidak bisa langsung dianggap sebagai hubungan sebab-akibat.
