Evaluasi Setahun Sekolah Rakyat, Prof Nuh Fokus 2 Poin Penting

Evaluasi Setahun Sekolah Rakyat, Prof Nuh Fokus 2 Poin Penting
Ketua Tim Formatur Program Sekolah Rakyat Prof. Mohammad Nuh menyampaikan peran Kepala Sekolah menjadi salah satu kunci keberhasilan program Sekolah Rakyat-
0 Komentar

Kemudian terkait pembangunan Sekolah Rakyat permanen di 93 titik, terdapat kebutuhan SDM mulai dari kepala sekolah, guru, hingga tenaga kependidikan.

Untuk kepala sekolah, 166 kepala Sekolah Rakyat rintisan yang sudah eksisting akan tetap bertugas, namun terdapat kebutuhan 33 kepala sekolah baru untuk mengisi lokasi-lokasi Sekolah Rakyat permanen yang sebelumnya tidak ada sekolah rintisan.

“Hari ini kita minta ada 99 kandidat di masing-masing lokasi nanti, ada 3 calon usulan dari pemerintah daerah, kepala sekolahnya yang diajukan kepada kita, untuk nanti kita seleksi seperti tahun lalu,” ujar Robben.

Baca Juga:Buntut Video Viral Dugaan Pesta Gay di Karawang, Polisi Periksa 7 Orang, Manajemen Ikut DiinterogasiPengamat Minta Kejagung Terbuka Usut Pihak Terlibat Korupsi MBG: Jangan Ada Tebang Pilih

Sementara itu, terkait kebutuhan tenaga kependidikan dan guru, saat ini sedang berlangsung proses rekrutmen, dengan kebutuhan 5.127 tenaga kependidikan, 3.053 guru mata pelajaran dan kelas, serta 331 guru agama.

“Hari ini sedang proses pendaftaran, dan nanti statusnya adalah P3K untuk penggajian dan kawan-kawannya, nanti masuk menjadi pegawai dari Kementerian Sosial,” pungkasnya.

Sebagai informasi, rapat turut dihadiri Plt. Inspektur Jenderal Kemensos Dody Sukmono, Direktur Jenderal Pemberdayaan Sosial Kemensos Mira Riyati Kurniasih, Direktur Jenderal Perlindungan dan Jaminan Sosial Kemensos Agus Zainal Arifin, serta pejabat terkait lainnya.

MUAMMAR QADDAFI

Laman:

1 2
0 Komentar