Polisi Persilakan Tiyo Melapor Soal Dugaan Teror Alat Pelacak saat Ikut Aksi di Gejayan

Polisi Persilakan Tiyo Melapor Soal Dugaan Teror Alat Pelacak saat Ikut Aksi di Gejayan.
Tiyo menunjukkan kalau dirinya diteror dengan dipasangi alat pelacak bernama PBX Finder. --Instagram Tiyo Ardianto.
0 Komentar

PASUNDANEKSPRES.CO-Polda DIY mempersilakan Mantan Ketua BEM UGM, Tiyo Ardianto, melaporkan dugaan teror yang dialaminya saat mengikuti aksi di Gejayan.

Polisi menyarankan agar Tiyo segera membuat laporan resmi terkait alat atau perangkat yang diduga alat pelacak pada mobil yang ditumpanginya seusai mengikuti aksi Gejayan, Minggu, 14 Juni 2026 lalu.

Sampai saat ini, Polda Daerah Istimewa Yogyakarta(DIY) belum menerima laporan dari Tiyo terkait hal tersebut.

Baca Juga:Kisah Dilla, Anak Penjual Seragam di Subang yang Dikunjungi Pimpinan ITB usai Lolos SNBPTulisan 'Kehilangan Bukan Tanggung Jawab Pengelola' di Karcis Parkir Ternyata Bisa Dipidana 5 Tahun

Kabid Humas Polda DIY Kombes Pol Ihsan mengatakan, pihaknya hingga kini belum menerima laporan Tiyo terkai aksi dugaan pemasangan alat pelacak tersebut.

“Kami sampaikan bahwa hingga saat ini Polda DIY belum menerima laporan resmi dari pihak yang bersangkutan,” ujar Ihsan dalam keterangannya, Rabu, 17 Juni 2026.

Meski belum ada laporan, Ihsan memastikan kepolisian tetap melakukan pemantauan serta pengumpulan informasi awal. Hal ini bertujuan untuk menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat tetap kondusif.

“Meskipun demikian jajaran kami di lapangan tetap melakukan pemantauan dan pengumpulan informasi awal demi menjaga situasi kamtibmas tetap kondusif,” katanya.

Polda DIY tetap membuka kesempatan bagi Tiyo maupun pihak yang merasa dirugikan atas peristiwa tersebut untuk segera melapor agar kepolisian dapat melakukan penyelidikan.

“Kami mempersilakan saudara Tiyo atau pihak yang dirugikan untuk segera membuat laporan resmi ke Polda DIY. Laporan tersebut penting sebagai dasar hukum bagi kami untuk melakukan penyelidikan secara prosedural, objektif dan mendalam,” ujar Ihsan.

Temuan Alat Pelacak

Sebelumnya, Tiyo menemukan alat pelacak yang terpasang pada mobil yang ditumpanginya setelah mengikuti aksi Gejayan di Yogyakarta, Sabtu, 13 Juni 2026 malam.

Baca Juga:3 Sekolah Rakyat Raih Penghargaan Top 100 Excellence Award 20269 Weton Tulang Wangi Paling Diincar Sengkolo saat Malam 1 Suro, Jangan Keluar Rumah!

Melalui unggahan di akun Instagram pribadinya, Tiyo menyebut telepon genggamnya menerima notifikasi mengenai keberadaan sebuah alat pelacak bernama PBX Finder yang bergerak bersamanya.

Setelah dilakukan pengecekan, perangkat tersebut disebut ditemukan berada di kolong mobil yang digunakannya.

Tiyo menegaskan bahwa tekanan maupun intimidasi tidak akan menyurutkan sikap kritis yang diperjuangkannya.

R.

0 Komentar