Ibu dan Anak Jadi Korban Pelemparan Molotov di Koja, Polisi Telusuri

Ibu dan Anak Jadi Korban Pelemparan Molotov di Koja, Polisi Telusuri
Aksi pelemparan molotov menyasar pada seorang ibu yang berboncengan motor dengan anak di Koja, Jakarta Utara, viral di media sosial-
0 Komentar

PASUNDANEKSPRES.CO-Aksi pelemparan molotov menyasar pada seorang ibu yang berboncengan motor dengan anak di Koja, Jakarta Utara, viral di media sosial.

Peristiwa itu terjadi di sebuah gang yang berlokasi di Kelurahan Rawa Badak, Koja, Jakarta Utara, Senin, 22 Juni 2026.

Polda Metro Jaya membenarkan adanya peristiwa pelemparan botol yang diduga berisi bahan bakar atau molotov terhadap seorang pengendara sepeda motor di kawasan Koja, Jakarta Utara.

Baca Juga:PLN Ungkap Sistem Kelistrikan Jawa Berangsur Pulih, Pemadaman Bergilir Berhasil Diminimalisasi.Jadwal Super League 2026/2027, Musim Debut Igor Tolic Jadi Pelatih Kepala Persib

Saat ini, polisi masih memburu para pelaku dan mendalami motif di balik aksi tersebut.

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Budi Hermanto mengatakan berdasarkan laporan awal, peristiwa itu terjadi pada Senin, 22 Juni 2026 sekitar pukul 09.00 WIB di Jalan Mandiri II, Kelurahan Rawa Badak Selatan, Kecamatan Koja, Jakarta Utara.

“Benar telah terjadi peristiwa pelemparan botol diduga molotov. Saat kejadian, korban seorang perempuan sedang melintas menggunakan sepeda motor menuju pasar, kemudian terkena dampak pelemparan tersebut hingga bagian dashboard sepeda motornya terbakar,” katanya kepada awak media, Selasa 23 Juni 2026.

Berdasarkan hasil penyelidikan awal, polisi telah memeriksa rekaman kamera pengawas (CCTV) di sekitar lokasi kejadian. Dari rekaman tersebut, pelaku diduga berjumlah sekitar empat orang.

Petugas dari Polsek Koja juga telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan mengamankan sejumlah barang bukti, di antaranya rekaman CCTV serta pecahan botol yang diduga digunakan dalam aksi pelemparan tersebut.

Selain itu, korban telah diarahkan untuk membuat laporan polisi guna mendukung proses penyelidikan yang sedang berjalan.

“Saat ini perkara masih dalam proses penyelidikan untuk mengidentifikasi dan menangkap para pelaku, termasuk mendalami motif kejadian,” ujarnya.

Baca Juga:Pemerintah Ubah Skema Pemberian Insentif MBG, SPPG Berkinerja Baik Bakal Dapat Lebih BesarPemerintah Berbenah Tata Kelola SPPG Selama Libur Sekolah

Pihaknya mengimbau masyarakat yang mengetahui informasi terkait peristiwa tersebut atau memiliki rekaman yang dapat membantu penyelidikan agar segera melaporkannya kepada pihak kepolisian.

Hingga kini, penyidik masih terus mengumpulkan alat bukti untuk mengungkap pelaku dan memastikan motif di balik aksi tersebut.

MUAMMAR QADDAFI

0 Komentar