Imbauan Massif, Kepatuhan Jemaah Haji Terkait Barang Bawaan dan Koper Meningkat

Imbauan Massif, Kepatuhan Jemaah Haji Terkait Barang Bawaan dan Koper Meningkat.
Kepala Seksi Layanan Kedatangan dan Keberangkatan Daker Madinah.
0 Komentar

PASUNDANEKSPSRES.CO-Kepatuhan jemaah haji Indonesia terhadap aturan barang bawaan koper bagasi terus menunjukkan perbaikan.

Hal ini seiring dengan gencarnya imbauan dan edukasi yang dilakukan petugas haji di lapangan.

“Kepatuhan jemaah itu sudah semakin membaik,” ucap Kepala Seksi Layanan Kedatangan dan Keberangkatan Daker Madinah, Nur Arif Muhammad, kepada Media Center Haji di Madinah, Senin (22/6/2026).

Baca Juga:PLN Ungkap Sistem Kelistrikan Jawa Berangsur Pulih, Pemadaman Bergilir Berhasil Diminimalisasi.Jadwal Super League 2026/2027, Musim Debut Igor Tolic Jadi Pelatih Kepala Persib

Menurut Arif, sosialisasi yang masif mengenai barang bawaan yang dilarang maskapai, seperti air zamzam, powerbank berlebih, dan barang lainnya, mulai membuahkan hasil.

Meski demikian, di gudang pemeriksaan awal dekat bandara, petugas masih menemukan air zamzam yang dikemas dalam botol dan sudah dilapisi lakban maupun aluminium foil. Barang tersebut tetap terdeteksi oleh mesin X-ray.

“Nah, itu maka diimbau pada para jemaah, jangan sampai membawa air zamzam ke dalam koper. Nanti itu juga semua akan dibongkar petugas-petugas yang ada di gudang,” jelas Arif.

Pemeriksaan X-ray dilakukan dua kali: pertama di gudang dekat bandara dan kedua di gudang penyimpanan maskapai. Jika lolos di pemeriksaan pertama, belum tentu lolos di pemeriksaan kedua.

“Jadi, kepada jemaah, kita imbau lagi bahwa jangan sampai ada lagi barang-barang yang tidak boleh untuk ke pesawat,” tegasnya.

Arif juga mengingatkan soal tas kabin. Jemaah hanya diperbolehkan membawa satu koper kabin dan tas paspor. Barang lainnya tidak boleh dibawa ke kabin.

“Yang diperbolehkan ke kabin itu hanya koper kabin dan tas paspor, kelebihannya itu tidak boleh,” katanya.

Baca Juga:Pemerintah Ubah Skema Pemberian Insentif MBG, SPPG Berkinerja Baik Bakal Dapat Lebih BesarPemerintah Berbenah Tata Kelola SPPG Selama Libur Sekolah

Ia menambahkan, petugas akan melakukan penyapuan (sweping) di bandara. Jemaah yang membawa koper melebihi batas akan dilarang membawanya ke ruang tunggu.

Selain itu, benda tajam seperti pisau, gunting, serta barang mudah meledak atau zat kimia berlebihan dilarang keras dibawa ke dalam kabin.

Dengan semakin tingginya kepatuhan jemaah, diharapkan proses pemeriksaan di bandara semakin lancar dan kepulangan para jemaah ke Tanah Air berjalan aman dan tertib.

Petugas terus mengimbau agar jemaah mematuhi aturan demi kenyamanan bersama.

0 Komentar