PASUNDANEKSPRES.CO-Ratusan rudal Ukraina sasar berbagai fasilitas tanpa arah setelah gudang penyimpanan senjata diledakan Rusia.
Serangan ini merupakan balasan dari Rusia setelah Ukraina melakukan penyerangan terhadap fasilitas penyimpanan bahan bakar di wilayah Selatan Siberia.
Rutusan rudal dan drone diluncurkan oleh Rusia pada Senin 6 Juli subuh yang menyasar berbagai fasilitas di beberapa wilayah Ukraina termasuk gudang senjata yang terletak di Kiev.
Baca Juga:Usai Dievaluasi, Pengurus Koperasi Merah Putih Tak Lagi Disiapkan Jadi KomcadKucing Hitam Pembawa Sial? Ini Sejarah, Mitos, dan Fakta Ilmiah yang Jarang Diketahui
Akibat serangan ini, ratusan rudal meledak dan menyasar berbagai fasilitas yang berada di sekitarnya, termasuk apartemen dan permukiman warga.
Adapun fasiltas yang menjadi sasaran rudal dan drone Rusia antara lain:
- Perusahaan Industri Kiev-71 (Asosiasi PT Abris) yang memproduksi UAV jarak jauh dan menengah (drone FPV Strela, Mara, Sirko, Avenger, Elf-K, Flight Arrow, dan Shrike-10)
- Pabrik Perakitan Industri Elektronik Kiev-1 (Perusahaan Negara Kiev Burevestnik) yang memproduksi UAV jarak jauh dan menengah serta peralatan radar
- Perusahaan Industri Kiev-79 (UKR ARMO TECH LLC) yang memproduksi dan memasok komponen perlindungan lapis baja untuk Angkatan Bersenjata Ukraina, serta hulu ledak untuk berbagai jenis rudal dan UAV
- Galangan Kapal Kiev (Kuznya na Rybalskom PJSC) yang memproduksi kapal artileri Proyek 58155 Gyurza-M serta kapal serang
- Pabrik Pembuatan Instrumen Kyiv-1 (Pabrik Kvant) yang memproduksi sistem pengendalian tembakan, sistem penanggulangan optoelektronik, peralatan navigasi dan otomatisasi
- Pabrik Perakitan dan Komponen Rudal Zhulyany (Pabrik Mesin Zhulyany Vizar LLC) yang memproduksi sistem rudal anti-pesawat, komponen untuk pesawat terbang dan sistem pertahanan udara
- Gudang Bahan Bakar dan Pelumas Vyshneve (Nefteyeksperimentalnoye KP) yang menyimpan bahan bakar diesel untuk penggunaan darurat.
Tidak hanya itu, ledakan kedua juga terjadi di pabrik perakitan Zhulyany, di mana sebuah rudal pertahanan udara terlihat terlempar keluar dari ledakan besar tersebut
Serangan rudal dan drone Rusia menewaskan sedikitnya 22 orang di Ukraina dan 1 orang dikabarkan hilang.
Dengan serangan ini mengungkap celah yang semakin lebar dalam pertahanan udara Ukraina lebih dari empat tahun setelah invasi skala penuh Moskow, kata pihak berwenang.
Rudal balistik yang diluncurkan oleh Rusia mengenai sasarannya dan membuktikan bahwa pihak Ukraina kekurangan rudal pencegat Patriot.
