PASUNDANEKSPRES.CO-Perum Bulog terus memperkuat langkah menuju swasembada pangan nasional.
Ia optimistis kolaborasi yang terbangun mampu mendukung cita-cita pemerintah dalam mewujudkan kemandirian pangan secara berkelanjutan.
Dalam pelaksanaannya, Bulog akan menggandeng mitra penggilingan padi yang memenuhi standar mutu di berbagai daerah. Skema tersebut dirancang secara terintegrasi agar proses pengolahan menghasilkan beras premium yang bersih, higienis, sehat, dan memiliki kualitas yang sesuai kebutuhan masyarakat.
Di sisi lain, Ketua Umum PERPADI Sutarto Alimoeso menegaskan organisasinya siap mendukung penuh langkah yang diinisiasi Bulog. Menurutnya, kolaborasi ini merupakan bentuk nyata kontribusi dunia usaha dalam mendukung program pemerintah di sektor pangan.
Baca Juga:Sejarah Gunung Kawi yang Disebut Pernah Didatangi Sarwendah hingga Jokowi, Pesarean Eyang Jugo DisorotDetik-detik Kapal Terbalik di Perairan Siak, Petugas Bea Cukai Tewas Tenggelam
“Kami mengucapkan terima kasih kepada BULOG yang mengajak PERPADI bersama-sama melaksanakan program pemerintah. Kami siap mendukung sepenuhnya pengolahan Cadangan Beras Pemerintah menjadi beras premium sebagai bagian dari upaya mewujudkan kemandirian dan kedaulatan pangan nasional,” katanya.
Pada kesempatan yang sama, Bulog juga memaparkan perkembangan realisasi penyerapan beras nasional.
Hingga 13 Juli 2026, penyerapan setara beras telah mencapai sekitar 3,35 juta ton atau sekitar 84 persen dari target nasional sebesar 4 juta ton. Bahkan, sejumlah wilayah dilaporkan telah berhasil memenuhi target penyerapan hingga 100 persen.
Capaian tersebut dinilai tidak lepas dari dukungan berbagai mitra penggilingan padi, termasuk PERPADI, yang selama ini berperan aktif dalam memperkuat pengadaan beras dalam negeri.
Melalui kolaborasi yang semakin erat, Bulog berharap target pengolahan 2 juta ton Cadangan Beras Pemerintah menjadi beras premium dapat terealisasi secara optimal.
Langkah ini diharapkan mampu meningkatkan nilai tambah cadangan beras pemerintah sekaligus memperkuat fondasi ketahanan pangan nasional dalam jangka panjang.
Komitmen tersebut dibahas dalam rapat koordinasi yang digelar di Kantor Pusat Perum Bulog, Senin, 13 Juli 2026.
Baca Juga:BRIN Luncurkan Satelit Buatan Indonesia di India pada Awal 2027Duel Panas Semifinal Piala Dunia 2026! Head to Head Prancis vs Spanyol Ungkap Fakta Mengejutkan
Pertemuan dipimpin Direktur Utama Perum Bulog Letjen TNI (Purn.) Dr. Ahmad Rizal Ramdhani bersama jajaran direksi, kepala divisi, Ketua Umum PERPADI Sutarto Alimoeso, serta pengurus organisasi.
Kegiatan juga diikuti seluruh pimpinan wilayah dan cabang Bulog di Indonesia secara daring.
Kolaborasi ini menjadi bagian dari strategi mempercepat pelaksanaan penugasan pemerintah untuk mengolah sekitar 2 juta ton Cadangan Beras Pemerintah menjadi beras premium.
