Koridor Pegangsaan Dua–Manggarai diproyeksikan melayani 60.000–80.000 penumpang per hari secara bertahap.
Setiap rangkaian kereta memiliki kapasitas maksimal 275 penumpang.
Untuk mendukung keberlanjutan operasional, Pemprov DKI Jakarta membuka peluang pembiayaan kreatif, termasuk melalui pemanfaatan hak penamaan (naming rights) stasiun.
Selain itu, pengembangan kawasan berorientasi transit (Transit Oriented Development/TOD) akan dilakukan melalui kolaborasi antara Pemprov DKI Jakarta, PT Jakpro, dan PT LRT Jakarta.
Baca Juga:Muak Aksi Pencurian Besi, Pramono Ancam Cabut Bansos dan KJP PelakuPrabowo: Candi Prambanan Jadi Simbol Hubungan Indonesia-India yang Terjalin 1.000 Tahun
“Tiketnya tentu harus tetap terjangkau oleh masyarakat. Tarif akan dikelola secara profesional dengan tetap mempertimbangkan kemampuan masyarakat dan keberlanjutan layanan,” jelasnya.
MUAMMAR QADDAFI
