HAJI: PAHLAWAN PERUBAHAN

HAJI: PAHLAWAN PERUBAHAN
0 Komentar

Dibalik predikat haji, ada pesan kepada mereka yang sudah berhaji yang tertulis dalam QS Al Baqarah ayat 200 : “ Apabila kamu telah menyelesaikan ibadah haji, maka berzikirlah kepada Allah, sebagaimana kamu menyebut nyebut nenek moyang kamu, bahkan berzikirlah lebih dari itu. Maka diantara manusia ada yang berdoa, “Ya Tuhan kami, berilah kami(kebaikan)di dunia “dan di akherat dia tidak memperoleh bagian apapun “.

Pesan ayat tersebut adalah yang berhaji harus selalu ingat kepada Allah, selalu meningkatkan keimanannya, dan lebih dari itu sampai kepada mencapai kebahagiaan tidak hanya di dunia tapi juga keduanya di akherat dan memiliki peran sentral dalam melakukan perubahan dalam kehidupan. Seorang yang sudah berhaji tentu memiliki keistimewaan baik pemahaman kitab suci dan hadits serta penafsirannya dan perilaku dalam bidang keagamaan maupun pada ranah kepedulian sosial masyarakat. Kenapa ? karena mereka sudah memiliki pengalaman spiritual luar biasa di tanah suci , begitu dekat dengan Tuhannya, dengan menjalankan rukun islam, dari step by step baik di tanah Indonesia maupun tanah suci.

Maka pantaslah jika umat Islam pada khususnya dan umat manusia pada umumnya menaruh harapan yang besar bagi kemajuan bangsa. Maka begitu beliau sang haji meninggalkan kota suci Mekah untuk kembali ke negaranya masing masing, maka sebuah harapan dari haji tersebut sangat ditunggu. Jika tidak ada perubahan bagi seorang haji, sebelum dan sesudah melaksanakan ibadah haji, maka perlu dipertanyakan predikat haji yang telah melekat di hatinya.

Baca Juga:Sebanyak 466.011 Unit Rumah di Indonesia Telah Terealisasi Dalam Program Sejuta RumahTersangka Kasus Narkotika di Wilayah Kabupaten Bandung Berhasil Diamankan, Modus Pekerjakan Anak Dibawah Umur

Apa yang mau dikerjakan oleh Bapak ibu hajah dan haji tersebut sepulang dari tanah suci. Adakah kejutan yang akan dikerjakan dengan melakukan aksi nyata yang menakjubkan, atau biasa saja atau tidak ada perubahan sebelum dan sesudah haji ? Setiap orang yang melaksanakan haji tentu punya harapan agar menjadi haji mabrur dan mabrurah. Imam Nawawi mengatakan bahwa dikatakan haji mabrur jika mereka setelah ibadah haji, kemudian terjadi perubahan yang significan baik dari ucapan, sikap, perilaku dan aksi nyata untuk memperbaiki kondisi sosio, ekonomi dan religi masyarakat di sekitarnya. Jika ia, maka hajinya berhasil atau mabrur atau diterima oleh Allah swt, akan tetapi jika tidak ada perubahan maka hajinya agak sia sia juga.

0 Komentar