Manfaatkan Perempuan sebagai Umpan, Komplotan Curanmor di Purwakarta Beraksi Lewat Sosial Media

DITANGKAP: Keempat pelaku curanmor yang berhasil diamankan Polsek Sukatani, Polres Purwakarta. Satu di antaranya perempuan.ADAM SUMARTO/PASUNDAN EKSPRES
DITANGKAP: Keempat pelaku curanmor yang berhasil diamankan Polsek Sukatani, Polres Purwakarta. Satu di antaranya perempuan.ADAM SUMARTO/PASUNDAN EKSPRES

PURWAKARTA-Kepolisian Sektor (Polsek) Sukatani, Polres Purwakarta menangkap empat pelaku komplotan spesialis pencuri sepeda motor (Curanmor), salah satu pelakunya adalah perempuan.

Ketiga pelaku pria diketahui berinisial SH (26) warga Kecamatan Maniis, Kabupaten Purwakarta, RA (18) warga Kecamatan Cikalong Kulon, Kabupaten Cianjur, dan ABU (26) warga Kecamatan Maniis, Kabupaten Purwakarta.

Adapun seorang pelaku lagi, perempuan berinisial SSS (15) yang berstatus pelajar warga Kecamatan Maniis, Kabupaten Purwakarta.

Kapolres Purwakarta, AKBP Edwar Zulkarnain melalui Kapolsek Sukatani, AKP Asep Saepudin mengatakan, modus tindak curanmor ini dikatakan tergolong unik, sebab menggunakan pelaku wanita dalam melancarkan misinya.

“Perempuan berinisial SSS ini bertugas sebagai umpan dalam aksi curanmor yang dilakukan komplotan ini. Sementara ketiga orang pria ini memiliki tugas masing-masing, ada yang sebagai eksekutor dan ada juga yang sebagai pengantar eksekutor,” kata Asep kepada wartawan, Senin (26/9).

Kapolsek menjelaskan, awalnya peristiwa ini terungkap berdasarkan laporan korban yang kehilangan satu unit motor Kawasaki KLX bernomor polisi T-5498-IM.

Lokasinya di Kampung Pangkalan, Desa Sukajaya, Kecamatan Sukatani, Kabupaten Purwakarta, pada Senin, 19 September 2022, sekira pukul 24.00 WIB.

Sebelumnya, lanjut Asep, korban janjian ketemu dengan teman perempuannya yakni SSS, kemudian pergi untuk bertemu di Kampung Pangkalan, Desa Sukajaya, Kecamatan Sukatani, Kabupaten Purwakarta.

“Sesampainya di lokasi yang telah dijanjikan, korban pun memarkirkan motor KLX tersebut di depan rumah warga yang berada kurang lebih 10 hingga 15 meter dari rumah teman perempuannya itu. Kemudian sekira pukul 24.00 WIB korban yang bermaksud akan mengecek keberadaan motornya ternyata diketahui telah hilang,” ujar Asep.

Kapolsek mengungkapkan, korban dan SSS ini awalannya kenalan di media sosial Facebook dan berlanjut bertukar nomor handphone.

“Jadi antara korban dan pelaku perempuan berinisial SSS ini awalannya kenal di Facebook, yang kemudian berlanjut saling tukar nomor Whatsapp. Lalu, SSS ini mengajak korban untuk ketemu dan sebelumnya SSS menanyakan ke korban bakal datang pake kendaraan apa, motor atau mobil,” ucap Asep.

Dirinya mengungkapkan, para pelaku ini diamankan di wilayah Kecamatan Plered, Kabupaten Purwakarta, pada Jum’at, 23 September 2022.

Dari tangan para pelaku, pihaknya mengamankan barang bukti satu unit kendaraan motor Kawasaki KLX, cover body kendaraan motor KLX warna hijau yang telah dilepaskan dan satu unit kendaraan motor honda Vario berwarna putih merah.

“Keempat pelaku kini ditahan di Mapolsek Sukatani. Mereka akan dijerat Pasal 363 ayat (1) ke 4 yaitu Pencurian Pemberatan yang dilakukan oleh dua orang atau lebih dengan ancaman tujuh tahun penjara,” kata Asep.(add/sep)