PASUNDANEKSPRRES.CO – Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) RI melakukan peninjauan langsung kesiapan tenda di Arafah yang akan digunakan jemaah haji Indonesia pada puncak ibadah haji 1447 H/2026 M.
Peninjauan dilakukan di kawasan tenda milik Syarikah Al Bait Guest (Dhuyuf Al-Bait) yang disiapkan untuk menampung sebagian jemaah haji Indonesia.
“Kami sudah mengecek beberapa tenda, kamar mandi, dan beberapa tempat lainnya,” kata Dirjen Pelayanan Haji Kemenhaj, Laksma TNI (Purn) Ian Heryawan kepada Media Center Haji (MCH), akhir pekan kemarin.
Baca Juga:Marc Marquez Sampaikan Kabar Baik Usai Operasi Sukses, Begini Kondisinya SekarangPuan Minta Mitigasi Hantavirus Diperkuat: Jangan Sampai Meluas seperti Pandemi COVID-19
Dari hasil pengecekan, sebagian fasilitas masih dalam tahap penyelesaian. Pihak penyedia layanan menjamin seluruh kesiapan akan rampung dalam lima hari ke depan.
Ian menjelaskan, dalam satu tenda berukuran sekitar 300 meter persegi disiapkan 238 tempat tidur.
Setiap tenda akan diberi keterangan kapasitas, daftar kloter, serta nama-nama jemaah untuk memudahkan penempatan.
“Penempatan bisa campuran antar kloter karena jumlah jemaah per kloter bervariasi antara 360 hingga 390 orang. Namun kami pastikan kloter tidak berjauhan, terutama bagi jemaah lansia,” ujarnya.
Khusus bagi jemaah lansia dan disabilitas, fasilitas kamar mandi dan toilet telah disesuaikan dengan kebutuhan mereka. Sementara untuk air, aliran sudah berfungsi di beberapa titik, meski belum merata.
Ian menegaskan pihaknya akan terus memantau hingga hari H agar tidak ada jemaah yang kehilangan tempat.
“Kami akan pastikan bersama tim KUH dan Daker agar hak jemaah terpenuhi,” tegasnya.
Baca Juga:Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar MPR RI Viral di Media Sosial, Begini Cara DaftarnyaSiap-Siap Long Weekend! Tanggal 14 Mei 2026 Libur Nasional Kenaikan Yesus Kristus
Rangkaian puncak ibadah haji akan dimulai pada Senin (25/5/2026) dengan pergerakan jemaah dari Makkah ke Arafah.
Wukuf di Arafah sebagai puncak haji dilaksanakan pada Selasa (26/5/2026).
MUAMMAR QADDAFI
