Puluhan Warga Dilarikan ke RS Akibat Kebocoran Gas Asam Nitrat PT Vopak Indonesia di Cilegon

Puluhan Warga Dilarikan ke RS Akibat Kebocoran Gas Asam Nitrat PT Vopak Indonesia di Cilegon
Puluhan warga dilarikan ke RS akibat kebocoran gas asam nitrat PT Vopak Indonesia di Cilegon pada Sabtu 31 Januari siang.-tangkapan layar X@WeatherMonitors.
0 Komentar

PASUNDANEKSPRES.CO – Puluhan warga dilarikan ke RS akibat kebocoran gas asam nitrat PT Vopak Indonesia di Cilegon pada Sabtu 31 Januari siang.

Alam video yang beredar terlihat asap berwana kuning yang diduga adalah gas asam nitrat atau HNO.

Sejumlah warga menyampaikan bahwa aroma dari gas yang bocor dengan aroma menyengat dan berdampak langsung pada kesehatan mereka.

Baca Juga:Geertruida, Senjata Serbaguna Liverpool di Tengah Krisis Lini Belakang The RedsJadwal dan Aturan Ganjil Genap Jakarta Hari Ini 2 Februari 2026, Awal Bulan Semakin Ketat

Akibatnya, beberapa wargga yang terpapar kebocoran gas tersbeut mengalami mual hingga pusing, bahkan harus dilarikan ke rumah sakit terdekat.

Dalam sebuah video yang diunggah di akun X@WeatherMonitors selain menyampaikan penampakan gas berwarna kuning di lingkungan PT Vopak Indonesia juga menuliskan narasi jika 30 warga dilarikan ke rumah sakit akibat kebocoran gas asam nitrat (HNO₃).

Akibat kebocoran perusahaan perusahaan penyimpanan bahan kimia cair curah terbesar di Indonesia yang berada di Desa Gerem, Kota Cilegon, Banten ini, Wali Kota Cilegon langsung turun tangan.

Robinsar selaku Wali Kota Cilegon Robinsar menyampaikan agar segera melakukan penyelidikan atas kebocoran gas ini.

“Jika terjadi kesalahan atau human error, kami akan proses sesuasi dengan ketentuan,” terangnya seperti dilansir dari radarbanten.co.id.

Sedangkan Suhendi yang merupakan Kepala BPBD Kota Cilegon membenarkan telah terjadi kebocoran gas yang berdampak pada lingkungan sekitar.

Meskipun demikian, pihak BPBD Kota Cilegon juga masih menunggu informasi resmi dari pihak perusahaan dalam penanganan kebocoran gas.

Baca Juga:Kemenag Salurkan Bantuan Rp596 Juta untuk Madrasah, Guru dan Siswa Terdampak Longsor CisaruaSenyum Pengungsi Banjir Subang di Depan Layar Ponsel: Raffi Ahmad Transfer Rp500 Juta

Dikabarkan bahwa kebocoran ini juga tengah ditangai oleh tim Health, Safety and Environment (HSE) PT Vopax.

Kebocoran ini tentunya mengundang kekhawatiran yang serius dari warga sekitar, di mana salah satunya M. Muachir.

Menurut Muachir, kepanikan karena aada beberapa warga yang mengalami mual dan pusing akibat kebocoran gas tersebut.

Bahkan Muachir juga akan mengungsikan keluarganya karena rumahnya berada tak jauh dari PT Vopak Indonesia.

RENDIKA MARFIANSYAH.

0 Komentar