PASUNDANEKSPRES.CO – Kementerian Agama (Kemenag) akan segera menggelar sidang Isbat penentuan Idul Adha 2026.
Sidang Isbat awal Dzulhijjah 14447 H akan dilaksanakan Kemenag RI pada Minggu, 17 Mei 2026 di Auditorium H.M. Rasjidi, kantor layanan Kementerian Agama, Jakarta.
Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam Abu Rokhmad menerangkan proses ini dilakukan dengan metode hisab dan rukyat hilal.
Baca Juga:Kuliah Umum Dahlan Iskan di Universitas Paramadina: Pemimpin Harus Beri Sinyal Jika Sedang KrisisBro Ron Bantah Dituding Pukul Duluan dan Rasis, Narasi yang Mereka Bangun Tak Sesuai Video CCTV
Metode ini dilaksanakan agar keputusan pelaksanaan Hari Raya Idul Adha berbasis dengan data ilmiah sekaligus pengamatan di lapangan.
“Pendekatan ini memastikan keputusan yang diambil tidak hanya berbasis data ilmiah, tetapi juga terkonfirmasi melalui pengamatan lapangan,” terang Abu Rokhmad.
Tahapan Sidang Isbat Idul Adha 2026
Pelaksanaan sidang Isbat penetapan Idul Adha 2026 dilaksanakan dengan tiga tahap, di antaranya:
1. Seminar Proposal: Pemaparan data astronomi dari Tim Hisab Rukyat Kementerian Agama yng disiarkan secara terbuka kepada publik.
2. Hasil rukyatul hilal: Panitia akan menerima laporan hasil rukyatul hilal dari berbagai lokasi pengamatan di Indonesia mulai dari bagian barat hingga timur.
3. Penetapan Idul Adha: Kemudian Menteri Agama akan memimpin sidang dengan mendengarkan pertimbangan para peserta sebelum menetapkan awal Dzulhijjah secara resmi. Penetapan Idul Adha diumumkan lewat konferensi pers.
Perkiraan Idul Adha 2026 Pemerintah dan Muhammadiyah
Berdasarkan Kalender Hijriah yang diterbitkan Kementerian Agama Republik Indonesia (Kemenag RI), Idul Adha 2026 diperkirakan jatuh pada Rabu, 27 Mei 2026.
Baca Juga:393 Jemaah Kloter 01 Bengkulu Mulai Umrah Wajib di MekkahProduksi Migas Capai 956 MBOEPD, Kinerja Pertamina Hulu Energi di Awal 2026 Tetap Terjaga
Namun, penetapan tersebut belum resmi karena masih menunggu hasil sidang Isbat yang digela pemerintah.
Sementara itu, Muhammaddiyah lebih dulu menetapkan Idul Adha 2026 melalui Maklumat Nomor 2/MLM/I.0/E/2025.
Berbeda dengan pemerintah yang menetapkan Idul Adha bersarkan rukyatul hilal, Muhammadiyah menggunakan hisab hakiki wujudul hilal yakni perhitungan astronomi yang memastikan bulan baru sudah berada di atas ufuk.
Berdasarkan perhitungan tersebut, Muhammadiyah menetapkan Hari Raya Idul Adha jatuh pada Rabu, 27 Mei 2026 (10 Dzulhijjah).
Jadwal Libur dan Cuti Bersama Idul Adha 2026
Berdasarkan SKB 3 Menteri, libur Idul Adha 2026 akan berlangsung selama tiga hari. Berikut rinciannya:
- Rabu, 27 Mei 2026: Libur nasional Idul Adha 1447 Hijriah
- Kamis, 28 Mei 2026: Cuti bersama Idul Adha 1447 Hijriah
- Jumat, 29 Mei 2026: Cuti bersama Idul Adha 1447 Hijriah
- Sabtu, 30 Mei 2026: Libur akhir pekan
- Minggu, 31 Mei 2026: Libur akhir pekan
