PASUNDANEKSPRES.CO-Viral adanya sebuah rekaman CCTV memperlihatkan antara Bus Mira dan Bus Sugeng Rahayu saling saling tersebar luas di media sosial.
Video viral bus Mira dan Sugeng Rahayu kebut-kebutan dijalan tersebut memperlihatkan insiden yang diduga melibatkan kedua bus saat melintas di kawasan Nganjuk, Jawa Timur.
Dalam rekaman berdurasi singkat itu, kedua bus besar itu tampak melakukan manuver menyalip ketika melaju di jalan raya.
Baca Juga:Imbauan Massif, Kepatuhan Jemaah Haji Terkait Barang Bawaan dan Koper MeningkatMeski Biaya Produksi Naik, Pemerintah Pertahankan Harga Minyakita Rp15.700 per Liter
Beberapa detik kemudian, kedua bus diduga mengalami senggolan yang membuat insiden tersebut langsung menyita perhatian publik.
Video viral antara bus Mira vs Sugeng Rahayu itu pun dengan cepat menjadi viral dan memunculkan beragam tanggapan dari warganet.
Banyak pengguna media sosial menyoroti cara kedua bus bermanuver di tengah kondisi lalu lintas saat kejadian berlangsung.
“Seumur-umur enggak pernah naik bus, makin takut saja naik bus,” ungkap salah seorang netizen di Instagram.
Tidak sedikit pula yang mengingatkan pentingnya mengutamakan keselamatan dibanding mengejar waktu tempuh.
Meski demikian, hingga kini belum ada pernyataan resmi dari pihak terkait mengenai penyebab pasti insiden tersebut.
Kronologi lengkap kejadian masih menunggu hasil penelusuran lebih lanjut dari pihak berwenang.
Baca Juga:Daftar 76 Calon Paskibraka Tingkat Pusat 2026 dari 38 Provinsi, Resmi Diumumkan BPIPSaan Mustopa Bantah DPR Hanya Ikut Kemauan Pemerintah: Check and Balances Tetap Jalan
Selain itu, informasi mengenai kemungkinan adanya korban maupun besarnya kerugian akibat insiden tersebut juga belum diumumkan secara resmi.
Peristiwa ini kembali menjadi pengingat bagi seluruh pengguna jalan, khususnya sopir bus, untuk bisa selalu mematuhi aturan lalu lintas.
Menjaga jarak aman, menghindari manuver berisiko, serta mengedepankan keselamatan merupakan langkah penting untuk meminimalkan potensi kecelakaan di jalan raya.
Warganet juga berharap para pengemudi, khususnya kendaraan umum berkapasitas besar seperti bus antarkota, dapat tetap mengutamakan keselamatan penumpang dan pengguna jalan lainnya agar tak kebut-kebutan di jalan.
Keselamatan dinilai harus menjadi prioritas utama dalam setiap perjalanan, terlepas dari tuntutan mengejar jadwal atau waktu tempuh.
MUAMMAR QADDAFI
