Penting! Macam-Macam Penyakit Lambung dan Cara Mengatasinya

Penting! Macam-Macam Penyakit Lambung dan Cara Mengatasinya
Penting! Macam-Macam Penyakit Lambung dan Cara Mengatasinya

Macam-Macam Penyakit Lambung dan Cara Mengatasinya

Macam – macam penyakit lambung merupakan suatu penyakit yang mempengaruhi fungsi normal lambung manusia.

Lambung mempunyai peranan yang sangat penting untuk menyimpan dan memecah makanan atau minuman sebelum berpindah ke organ lain agar dicerna lebih lanjut.

Organ ini terletak di area kiri atas perut di bawah hati dan di sebelah limpa.,

Hal tersebutlah yang membuat kesehatan lambung sangat wajib dijaga. Jika tidak, maka dikhawatirkan fungsi lambung tidak akan berjalan dengan normal, resikonya adalah dapat mengundang bemacam penyakit lambung.

Berikut 6 Macam Penyakit Lambung dan Cara Mengatasinya

Penting! Macam-Macam Penyakit Lambung dan Cara Mengatasinya
Penting! Macam-Macam Penyakit Lambung dan Cara Mengatasinya

Macam-macam penyakit lambung sesuai yang dirangkum dari alodokter dan berbagai sumber terpercaya, yaitu:

Gastritis

Gastritis adalah peradangan pada lambung yang diakibatnya adanya  asam lambung yang merusak lapisan pelindung dinding lambung.

Gastritis bisa saja melukai dinding lambung apabila lapisan lambung sudah terkikis habis terkena asam lambung, akibatnya dapat menimbulkan nyeri pada lambung, pendarahan, dan tukak lambung.

Penyebab gastritis ini adalah kelebihan mengkonsumsi minuman beralkohol atau memiliki kafein, stres, bisa juga dari efek samping obat misalnya ibuprofen atau aspirin, bahkan infeksi atau gangguan autoimun.

Penyakit lambung Gastritis kadang kala tidak menimbulkan gejala apa pun. Akan tetapi sebagian orang bisa saja mengalami gejala: mudah merasa kenyang, perut terasa sakit, muntah, serta merasa mual.

GERD (Gastroesophageal Reflux Disease)

GERD atau dikenal dengan refluks asam lambung merupakan suatu kondisi di mana asam lambung beserta isi lambung naik ke esofagus atau kerongkongan, sehingga dapat menimbulkan iritasi di dinding esofagus serta terasa nyeri di ulu hati.

Kondisi seperti itu membuat perut terasa kembung, asam di rongga mulut akibat asam lambung yang naik, lalu bagian dada serta tenggorokan terasa nyeri serta tersumbat, cegukan, bersendawa, batuk kering, bahkan sulit untuk menelan makanan yang dikonsumsi.

Beragam faktor dapat meningkatkan risiko terjadinya GERD diantaranya: kebiasaan mengkonsumsi minuman beralkohol, teh serta terbiasa kopi; suka merokok; tidur setelah makan; dan kelebihan berat badan. Apabila dibiarkan terus, maka ini kondisi dapat menjadi parah.

Efek samping dari Asam lambung yaitu dapat membuat iritasi dinding esofagus yang berakibat terjadinya peradangan, pendarahan, penyempitan esofagus akibat jaringan parut dari luka yang mengering, serta bisa meningkatkan risiko kanker esofagus.

Tukak Lambung

Tukak lambung merupakan luka yang ada pada dinding lambung yang diakibatnya terkikisnya lapisan lambung.

Luka tersebut dapat muncul pada bagian atas usus kecil. Penyebab umum ialah infeksi bakteri Helicobacter pylori dan penggunaan obat antiinflamasi nonsteroid, seperti aspirin, dalam jangka waktu yang panjang.

Apabila kita menyukai makananyang pedas, merokok, mengkonsumsi minuman beralkohol, maka kita harus segera membatasinya. Sebab, hal-hal tersebut dapat memperburuk gejala tukak lambung.

Gejala tersebut seperti: nyeri berat pada ulu hati, perut kembung, bersendawa, nafsu makan berkurang, penurunan berat badan, cepat kenyang, mual dan muntah, perut terasa tidak nyaman setelah mengkonsumsi makanan berlemak, serta BAB terlihat berdarah.

Dispepsia

Dispepsia merupakan kumpulan gejala yang muncul diakibatnya adanya penyakit pada bagian perut atas.

Gejalanya:

Mudah kenyang, rasa tidak nyaman di perut, serta nyeri ulu hati setelah makan, mual, kembung, perut terasa panas.

Dispepsia berkaitan dengan tukak lambung, gastritis, bahkan kanker lambung.

Tetapi, dispepsia tidak berkaitan dengan adanya penyakit yang khas. Kondisi tersebut dikenal dengan dispepsia fungsional.

Mengatasi Dispepsia salah satu caranya adalah menjalani pola makan sehat dan menjauhi makanan atau minuman yang memicu munculnya gejala.

Tapi, apbila mengalami gejala seperti muntah darah, kesulitan untuk menelan makanan, sering muntah, perut membengkak, hingga berat badan turun tanpa adanya sebab yang jelas, maka haruslah secepatnya berkonsultasi dengan dokter dan ahli di bidangnya

Kanker Lambung

Kanker ini dapat terjadi pada saaat sel-sel kanker terbentuk di lapisan lambung. Sel-sel ini bisa bertumbuh menjadi tumor, pada fakta biasanya tumbuh secara perlahan dalam kurun waktu bertahun-tahun.

Beberapa faktor yang bisa meningkatkan risiko di antaranya adalah infeksi bakteri H. pylori, merokok, obesitas, berusia di atas 55 tahun, kebiasaan mengKonsumsi daging merah, garam, serta jarang mengonsumsi serat.

Gastroparesis

Penyakit ini adalah penyakit ketika lambung lebih lambat mencerna makanan yang dikonsumsi. Kondisi yang mengganggu fungsi lambung adalah pada saat otot-otot dinding lambung tidak bisa bekerja dengan baik sehingga fungsi pencernaan pada lambung menjadi terganggu.

Munculnya penyakit ini dikarenakan adanya gangguan pada saraf lambung. Beberapa faktor risik meningkatkan kemungkinan terkena Penyakit ini adalah:

Diabetes, gangguan tiroid, riwayat operasi pada saluran pencernaan, terapi radiasi pada bagian perut untuk kasus kanker, dan efek samping obat-obatan, seperti antinyeri golongan narkotik.

Adanya Penyakit lambung tentu mengganggu aktivitas, serta mengganggu kesehatan secara keseluruhan sebab terganggu pencernaan dan asupan nutrisi.

Sebisa mungkin ktia harus menjaga kesehatan lambung dengan salah satu cara memperhatikan gaya hidup sehat dan pola makan.

Apabila mengalami gangguan kesehatan pada lambung seperti gejala-gejala yang disebutkan di atas, Sebaiknya segera berkonsultasi dengan dokter dan para ahli di bidangnya. (Re/Juni)