Dr Aqua Dwipayana: Komunikasi Efektif Antara Auditor dan Auditee Jadi Faktor Krusial dalam Pelaksanaan Peran dan Fungsi Itjen Kemenkumham

Dr Aqua Dwipayana: Komunikasi Efektif Antara Auditor dan Auditee Jadi Faktor Krusial dalam Pelaksanaan Peran dan Fungsi Itjen Kemenkumham
0 Komentar

Komunikasi yang baik, ujar Dr Aqua Dwipayana, menjamin adanya pertukaran pikiran dan pandangan yang benar sehingga tidak terjadi kebingungan. Jika sebuah hal tidak dikomunikasikan dengan baik, maka orang akan sulit mengerti. Kalau dibiarkan, masalah pun akan timbul sebagai dampaknya.

Menurut Dr Aqua Dwipayana ada berbagai macam tujuan dalam public speaking, di antaranya menginformasikan sesuatu. Ini sudah jelas merupakan salah satu tujuan public speaking, malah bisa dikatakan yang paling utama. “Ketika akan berbicara di muka publik, seorang pembicara sudah pasti tahu, bahkan mendalami hal yang akan disampaikan. Misalnya, berupa topik pembelajaran, isu atau permasalahan tertentu, dan hal lainnya,” ujar motivator ulung ini.

Kemudian, tambah Dr Aqua Dwipayana, meyakinkan hal tertentu. Kadang saat seseorang berbicara di depan umum, dia bermaksud meyakinkan perihal sesuatu. Contohnya, ketika calon pemimpin sedang kampanye atau sales panci yang sedang demo masak sambil berpromosi.

Baca Juga:Tempat Ngopi Baru di Subang, Yuk Cobain Datang ke Cafe Bukit RinduDr Aqua Dwipayana Ingatkan Program Jembrana Emas 2026 Jangan Sampai Layu Sebelum Berkembang

“Juga, memberi peringatan. Tujuan ini sering dijumpai dalam kehidupan sehari-hari. Misal, ketika Pak RT mengingatkan warga untuk menjaga lingkungan agar tetap bersih. Contoh lainnya, saat ketua satuan tugas Covid-19 mengimbau supaya senantiasa memakai masker,” kata pria dengan jejaring pertemanan sangat luas tersebut.

Lebih jauh Dr Aqua Dwipayana mengatakan, public speaking tidak bisa dilakukan secara asal-asalan. Misalnya, ketika diberikan tugas presentasi, tentu hal yang akan disampaikan kepada pendengar harus dipikirkan dengan baik.

Menunjukkan Identitas Diri

Dr Aqua Dwipayana menegaskan komunikasi merupakan bagian penting dari personal branding seseorang. Cara berkomunikasi dan kualitas isi komunikasinya sendiri menunjukkan identitas diri. Komunikasi sangat menentukan dalam meraih simpati publik. Kesalahan komunikasi sekecil apapun bisa berdampak kontraproduktif yang bahkan bisa di luar dugaan kita.

Sebelum berkomunikasi baik lisan maupun tulisan, ungkap Dr Aqua Dwipayana, pikir dulu pesan yang akan disampaikan. “Bayangkan reaksi penerima pesan. Gunakan etika dan kesantunan saat menyampaikannya sehingga orang yang menerima pesan tidak tersinggung, marah, dan emosi yang akhirnya bisa menimbulkan masalah dan konflik,” ungkap Dr Aqua Dwipayana yang menempuh studi linier S1, S2, dan S3 di bidang Komunikasi.

0 Komentar