Drama Wasit di Laga Persebaya Vs Persib: VAR, Penalti, Hujan Kartu, Gol Dianulir, hingga Adu Mulut

Drama Wasit di Laga Persebaya Vs Persib: VAR, Penalti, Hujan Kartu, Gol Dianulir, hingga Adu Mulut.
PERSEBAYA PERSIB - Pertandingan babak pertama BRI Super League pekan #24 antara Persebaya melawan Persib Bandung di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT) Surabaya, Senin (2/3/2026) malam.
0 Komentar

PASUNDANEKSPRES.CO – Pertarungan panas tersaji saat Persib Bandung bertandang ke markas Persebaya Surabaya dalam ajang Super League Indonesia 2025/2026 di Stadion Gelora Bung Tomo, Senin (2/3/2026).

Laga yang sejak awal diprediksi berjalan ketat itu benar-benar menghadirkan tensi tinggi, terutama dengan hadirnya intervensi VAR dalam sejumlah momen krusial.

Sepanjang pertandingan, sejumlah keputusan wasit memancing protes dari bangku cadangan Persib. Bojan Hodak dan stafnya beberapa kali terlihat menyampaikan keberatan terhadap kepemimpinan laga.

Baca Juga:Link dan Cara Daftar Mudik Motor Gratis Lebaran 2026, Berikut Syarat dan KetentuannyaPebalap Muda Astra Honda Tampil Kencang di Laga Pembuka Moto4 Asia Cup Buriram

Akibat protes keras tersebut, Bojan Hodak pun menerima kartu kuning dalam duel sarat gengsi ini.

Sejak peluit awal dibunyikan, Persebaya yang dikenal dengan julukan Bajul Ijo langsung mengambil inisiatif serangan. Bahkan peluang sudah tercipta pada menit pertama lewat sepakan Riyan Ardiansyah.

Refleks cepat Teja Paku Alam menjadi penyelamat Persib. Ia melakukan penyelamatan penting untuk menggagalkan peluang emas tuan rumah.

Tekanan demi tekanan terus dilancarkan Persebaya. Meski begitu, lini belakang Persib tampil disiplin dan solid sehingga sulit ditembus.

Ritme cepat permainan Persebaya mampu diredam secara bertahap. Persib yang berstatus tim tamu juga tak tinggal diam dan berani melancarkan tekanan balik.

Peluang matang hadir pada menit ke-23. Saddil yang lolos dari jebakan offside menerima umpan Berguinho, mengontrol bola dengan baik, lalu melepaskan tembakan. Namun upayanya masih mampu diamankan kiper Persebaya, Ernando Ari.

Kedua kesebelasan sama-sama bermain hati-hati dalam menyusun serangan. Saat kehilangan bola, para pemain memilih menunggu di area masing-masing sebelum kembali membangun tekanan.

Baca Juga:Dedi Mulyadi Menangis Merasa Gagal Jadi Gubernur Soroti Kasus TPPO dan Masalah Sosial di JabarUmrah dan Haji hingga Sektor Otomotif Jabar Terancam Terhambat Akibat Ketegangan Geopolitik IRAN-AS

Menjelang akhir babak pertama, Persebaya kembali mendapatkan momen penentu. Federico Barba yang berusaha menghentikan laju Bruno dianggap melakukan pelanggaran di kotak penalti.

Keputusan tersebut langsung memicu respons keras dari kubu Persib yang merasa dirugikan.

Situasi itu terjadi setelah wasit Eko Saputra melakukan peninjauan ulang melalui VAR dan akhirnya menunjuk titik penalti bagi tuan rumah.

Bruno maju sebagai eksekutor pada menit ke-43. Tendangan mendatarnya ke sisi kiri tak mampu dibaca Teja, sehingga skor berubah menjadi 1-0. Maung Bandung harus menerima kenyataan kebobolan lebih dulu di babak pertama.

0 Komentar